Masjid Agung Jawa Tengah Gelar Pawai Keliling Demi Mensyukuri Hadirnya Alun-Alun Kota Semarang 2022

Pengurus Masjid Agung Kota Semarang Jawa Tengah dan Kampung Quran Kauman menggelar syukuran atas dibangunnya kembali Alun-alun Kota Semarang, pada hari Senin 23 Januari 2022. Syukuran yang akan dilakukan Masjid Agung Kota Semarang dan Kampung Quran ini dilaksanakan dengan cara pawai dan khataman Al-quran.

Pawai yang digelar Masjid Agung Kota Semarang dan Kampung Quran ini akan dimulai di depan bangunan Alun-alun Kota Semarang. Lalu dilanjut dengan berkeliling ke Kranggan menuju ke Jalan Gajah Mada hingga berlanjut ke Jalan Pemuda dan kembali ke Alun alun kembali. Diikuti oleh para santri Pondok Pesantren Kampung Quran Kauman, pawai tentu saja dimeriahkan dengan pertunjukan drum band, barongsai, ondel-ondel hingga arak-arakan replika Al-quran raksasa.

Ketua Pawai KH Muhaimin mengatakan apabila pawai ini merupakan rangkaian kegiatan dari tasyakuran kembalinya Pasar Johar dan Alun alun Masjid Agung Semarang. “Selain pawai kami juga akan sedia untuk mengadakan khataman Al-quran Sabtu depan dengan 500 khataman,” ujarnya.

Semua doa ini, lanjut Muhaimin, memang dikhususkan untuk kesejahteraan masyarakat Kota Semarang. Khususnya Pasar Johar bisa ramai kembali jadi tujuan wisata ekonomi dan kerakyatan Untuk itu, Muhaimin mewakili panitia mengucapkan terima kasih sekali peran serta Pemkot Semarang, Polri, TNI, dan masyarakat.

“Kami sangat senang dengan terciptanya kemajuan Semarang hingga semakin hebat,” tutup Muhaimin.

Kemudian Sekda Kota Semarang Iswar Aminudin yang mewakili Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan masyarakat Kota Semarang harus sangat bersyukur sebanyak-banyaknya. Karena, sejarah panjang Masjid Agung Semarang dan alun-alun sudah bisa lagi dikembalikan.

Kata Iswar, Alun-alun Kota Semarang dan Masjid Agung Kota Semarang menjadi satu paket tidak akan bisa dipisahkan. Sekaligus Pasar Johar sebagai pusat perekonomian pada zaman itu.

“Hari ini kita akan kembalikan semua kejayaan itu dan kami titip seluruhnya kepada Masjid Agung Semarang dan masyarakat semua untuk alun-alun agar dijaga,” ujarnya.

Sebab, lanjut Iswar alun-alun tidak hanya jadi pusat kegiatan kota Semarang. Di sini pusat kebudayaan, pusat keagamaan sehingga kemudian Semarang bisa menjadi semakin sejahtera, masyarakat adem tentram dam damai.

“Maka jangan sampai ada pihak-pihak tertentu yg ingin merusak keberadaan alun-alun,” ucap Iswar.

Alun-alun Kota Semarang sebelumnya sudah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 5 Januari 2022. Alun-alun ini diresmikan bersama Pasar Johar Semarang. Rencananya Alun-alun Kota Semarang tidak hanya akan jadi sarana berkumpul masyarakat tetapi juga penempatan lapak bagi pedagang Pasar Johar di lantai bawah.

You might also like
Tags: , ,

More Similar Posts

Menu