Adobe Reaksi Kemarahan Pengguna

Perubahan Syarat dan Ketentuan Adobe Memicu Kemarahan ProfesionalAdobe, perusahaan penyedia perangkat lunak grafis terkenal seperti Photoshop, baru-baru ini mengumumkan perubahan syarat dan ketentuan yang telah memicu kemarahan di kalangan banyak pengguna profesional.

Perubahan ini menimbulkan kekhawatiran bahwa Adobe dapat mengklaim hak untuk mengakses, menggunakan, dan bahkan memberikan sub-lisensi konten yang dibuat oleh pengguna. Menurut syarat baru ini, pengguna harus menyetujui perubahan tersebut agar dapat terus menggunakan aplikasi Adobe mereka. Jika tidak, akses ke aplikasi akan diblokir hingga pengguna menyetujui syarat-syarat ini. Adobe menyatakan bahwa syarat baru ini diperlukan untuk “menjelaskan bahwa kami dapat mengakses konten Anda melalui metode otomatis dan manual, seperti untuk peninjauan konten.”

Inti dari Perubahan Syarat dan Ketentuan

Berikut adalah bunyi dari syarat tersebut: “Semata-mata untuk tujuan mengoperasikan atau meningkatkan Layanan dan Perangkat Lunak, Anda memberi kami lisensi non-eksklusif, di seluruh dunia, bebas royalti, yang dapat disublisensikan, untuk menggunakan, mereproduksi, menampilkan secara publik, mendistribusikan, memodifikasi, membuat karya turunan berdasarkan, menampilkan secara publik, dan menerjemahkan Konten.”

Adobe menjelaskan bahwa lisensi ini mungkin diperlukan untuk hal-hal seperti memungkinkan pengguna berbagi foto atau memberikan sub-lisensi kepada penyedia layanan mereka untuk mendukung operasi perangkat lunak.

Reaksi dari Profesional dan Pengguna

Perubahan ini memicu reaksi keras dari banyak profesional grafis dan pengguna lainnya. Desainer Wetterschneider, yang bekerja dengan klien besar seperti DC Comics dan Nike, menolak syarat tersebut dengan tegas. Menurutnya, “Jika Anda seorang profesional, jika Anda berada di bawah NDA dengan klien Anda, jika Anda seorang kreatif, pengacara, dokter, atau siapa pun yang bekerja dengan file eksklusif – saatnya untuk membatalkan Adobe, menghapus semua aplikasi dan program. Adobe tidak bisa dipercaya.”

Sutradara film Duncan Jones juga memberikan tanggapan keras, dengan menyatakan di Twitter: “Hey @Photoshop, apa sih perjanjian baru yang kalian paksa kami tanda tangani pagi ini yang mengunci aplikasi kami sampai kami setuju? Kami sedang mengerjakan film besar di sini, dan TIDAK, kalian tidak tiba-tiba memiliki hak atas pekerjaan yang kami lakukan karena kami membayar untuk menggunakan Photoshop. Apa-apaan ini?!”

Ketidakpuasan Pengguna dan Alternatif

Artis konsep Sam Santala menunjukkan masalah teknis yang timbul akibat syarat baru ini: “Saya tidak bisa menghubungi obrolan dukungan kalian untuk menanyakan hal ini kecuali saya setuju dengan syarat-syarat ini terlebih dahulu. Saya bahkan tidak bisa mencopot Photoshop kecuali saya setuju dengan syarat-syarat ini?? Apakah kalian serius??”

Komentar dari pengguna lain, seperti Mario Figeroux, mencerminkan ketidakpuasan yang meluas: “Saya dan saudara perempuan saya sangat tidak puas dengan kebijakan Adobe terkait hak kekayaan intelektual. Kami tidak dapat terus mendukung layanan yang kami yakini mengambil alih seni kami tanpa persetujuan yang layak. Dampak AI pada desain grafis sudah cukup mengkhawatirkan, dan ini hanya memperburuk masalah. Untuk mempertahankan kepercayaan klien kami dan menjaga integritas kreatif kami, kami memutuskan untuk beralih ke Affinity Designer dan aplikasi lainnya.”

Spekulasi dan Ketidakjelasan

Beberapa pengguna berspekulasi bahwa syarat ini mungkin hanya untuk memungkinkan Adobe membuat thumbnail dari file yang disimpan di ruang penyimpanan cloud-nya atau mungkin terkait dengan pemindaian CSAM – sesuatu yang dilakukan oleh hampir semua layanan cloud. Namun, jika salah satu dari penjelasan yang tidak berbahaya ini berlaku, Adobe sama sekali gagal menjelaskan tujuan dari syarat-syarat tersebut dengan jelas, yang menyebabkan ketidakpuasan di kalangan pengguna.

Perubahan syarat dan ketentuan Adobe ini telah menimbulkan kontroversi besar di antara komunitas kreatif, menyoroti kebutuhan akan transparansi dan komunikasi yang lebih baik antara penyedia layanan dan pengguna mereka.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu