Akankah Tiktok Shop Buka Lagi

Tiktok resmi menghentikan layanan Tiktok Shop pada hari Rabu (4/10/2023) pukul 17:00 WIB. Namun belum pasti apakah layanan ini akan beroperasi lagi di Indonesia.

Penutupan ini terkait dengan peraturan baru Permendag No 31 Tahun 2023 yang melarang media sosial berperan sebagai e-commerce. Tiktok Shop bisa membuka layanannya kembali, asalkan memenuhi beberapa persyaratan yang diatur dalam peraturan tersebut.

Contohnya, Tiktok tidak lagi memfasilitasi transaksi di dalam aplikasi. Dalam peraturan tersebut, platform yang disebut sebagai social-commerce hanya diizinkan untuk mempromosikan barang.

Konsep social-commerce dan Pasal 21 ayat (3) menjelaskan hal ini. Di pasal tersebut disebutkan bahwa platform dilarang melakukan transaksi di dalam aplikasi.

“Misalnya, boleh melakukan iklan seperti di TV, tetapi tidak boleh melakukan transaksi atau menjual barang langsung,” kata Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dalam konferensi pers pengumuman Permendag 31 Tahun 2023.

Selain itu, Tiktok Shop juga dapat beroperasi kembali dengan menunjuk perwakilan di Indonesia. Dalam peraturan tersebut, perwakilan yang disebut sebagai Kantor Perwakilan Perusahaan Perdagangan Asing (KP3A) diatur dalam Pasal 37 dan 28.

Isi dari Pasal 37 ayat (1) adalah bahwa perusahaan asing yang bergerak di bidang perdagangan melalui sistem elektronik (PPMSE) yang telah memenuhi kriteria tertentu, seperti yang diatur dalam Pasal 18, harus menunjuk perwakilan yang berkedudukan di wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam bentuk KP3A Bidang PMSE.

Sementara Pasal 38 mengatur beberapa persyaratan pendaftaran, misalnya memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan Perwakilan Asing (SIUP3A) dan mengajukan permohonan ke lembaga OSS. Permohonan ini harus dilengkapi dengan syarat-syarat mulai dari bukti penunjukkan, bukti identitas pimpinan perwakilan di Indonesia, jumlah tenaga kerja, dan tanda daftar penyelenggara sistem elektronik.

Salah satu kemungkinan adalah Tiktok membuka aplikasi baru khusus e-commerce. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Teten Masduki, mendukung langkah ini.

“Jika mereka membuat aplikasi baru khusus e-commerce, itu bagus. Mereka bisa membuka kembali TikTok Shop di Indonesia yang sebelumnya ditutup karena belum memenuhi persyaratan izin. Mereka perlu memiliki perwakilan. Mereka dapat membuka kembali TikTok Shop di sini,” kata Teten di Smesco Indonesia, Jakarta, pada Kamis (5/10/2023).

Sementara itu, Tiktok tidak memberikan klarifikasi apakah akan beroperasi kembali di Indonesia. Perusahaan ini menyatakan dalam keterangannya di aplikasinya sebelum Tiktok Shop ditutup.

Tiktok tidak menjawab pertanyaan mengenai kapan layanannya akan beroperasi kembali. Namun, mereka hanya menjelaskan bahwa prioritas mereka adalah mematuhi undang-undang dan peraturan setempat.

“Prioritas kami adalah untuk tetap mematuhi undang-undang dan peraturan setempat. Kami bekerja sama dengan regulator untuk memastikan bahwa Tiktok Shop Indonesia memenuhi persyaratan kepatuhan,” jelas Tiktok.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu