Si Labu, Tingkatkan Ketepatan Layanan Laboratorium

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jateng melakukan aksi perubahan pelayanan publik dengan membuat aplikasi Sistem Informasi Laboratorium Terpadu (Si Labu) pada Laboratorium Balai Keselamatan Kerja Provinsi Jateng.

Aplikasi Si Labu ini bermanfaat bagi tiga pihak yakni perusahaan, karyawan, dan lembaga akademis.

Aplikasi Si Labu akan meningkatkan akurasi analis dalam menginput data analisa laboratorium, mempercepat waktu penyelesaian laporan.

Utamanya adalah meningkatkan kemudahan dan kenyamanan serta jaminan mutu layanan laboratorium Balai Keselamatan Kerja.

Pelayanan Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) lingkungan kerja karyawan di Jateng menjadi prioritas.

Kepala Seksi Pelayanan Teknis Balai Keselamatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jateng, Kuntodi menyampaikan ada 4.933 industri besar dan menengah yang menjalankan usahanya di Jateng per tahun 2020.

Sampai dengan tahun 2019 terdapat sebanyak 180 perusahaan di Jawa Tengah telah menerapkan Sistem Manajemen K3 (SMK3).

Menurutnya, keselamatan dan kesehatan kerja karyawan oleh perusahaan sudah meningkat.

Namun dalam penanganan sampel hingga penerbitan Laporan Hasil Uji saat ini K3 ada beberapa permasalahan.

“Analisa sampel dari lingkungan kerja yg selama ini ditangani secara manual menyebabkan lamanya waktu penyelesaian laporan,” kata Kuntodi usai sosialisasi Sistem Informasi Laboratorium Terpadu (Si Labu) dalam penyelenggaraan laboratorium pada Balai Keselamatan Kerja Provinsi Jawa Tengah, Minggu 26 September 2021

Kesalahan-kesalahan yang dimaksudkan seperti salah input data di komputer.Tak efisien karena diperlukan banyak petugas untuk melakukan verifikasi hasil pengujian, sehingga inefisiensi waktu dan tenaga dalam penyelesaian laporan.

You might also like
Tags: , , , , , , , , ,

More Similar Posts

Menu