ASN Jateng Yang Mudik Diancam Potong Gaji

SMID-ASN Jateng Yang Mudik Diancam Potong Gaji

Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah akan memberlakukan sanksi tegas terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkunganya yang nekat melakukan mudik pada lebaran tahun ini. Pemprov Jateng mengancam ASN yang mudik pada masa tanggal larangan mudik 6-17 Mei 2021 dengan sanksi berupa pemotongan tambahan penghasilan pegawai (TPP) hingga sanksi penurunan jabatan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) milik provinsi Jawa Tengah, Wisnu Zaroh, mengungkapkan bahwasanya sanski tersebut diterapkan mengacu pada SE Gubernur Jateng No.965/1089 perihal pembatasan kegiatan bepergian ke luar daeran dan/atau mudik dan/atau cuti bagi ASN dalam masa pandemi juncto Pasal 3 angka 17, yang berbunyi setiap PNS wajib menaati peraturan kedinasan yang ditetapkan oleh pejabat berwenang.

BKD Jawa Tengah siap melakuakn sanksi tegas terhadap ASN yang melanggar peraturan tersebut. sanksi mulai dari peotongan TPP mulai dari 10 persen hingga sejumlah 50 persen yang berlaku selama tiga bulan hingga tiga tahun. ” Aturan tersebut  akan diberlakukan di 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah” ungkap wisnu, Rabu (21/4/2021).

Wisnu juga menambahkan bahwasanya ASN yang melanggar tersebut ada unsur kesengajaan dan dilakukan beberapa kali, maka sanksi yang diterapkan bisa tambah lebih berat. Sanksi bisa berupa pencopotan jabatan, bahkan pemecatan.

You might also like
Tags: , , , , ,

More Similar Posts

Menu