Aturan Baru Pramuka

Aturan Baru Menteri Nadiem: Pramuka Tak Lagi Jadi Ekskul Wajib bagi Siswa
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) mengeluarkan aturan baru terkait kurikulum di tingkat pendidikan dasar dan menengah. Salah satu perubahan signifikan adalah terkait status Pramuka sebagai ekskul wajib bagi siswa.

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Anindito Aditomo, dalam sebuah keterangan pers, Senin (1/4/2024), menjelaskan bahwa Peraturan Mendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 menyatakan bahwa sekolah wajib menyediakan ekstrakurikuler Pramuka bagi siswa-siswinya. Namun, keikutsertaan siswa dalam kegiatan Pramuka bersifat sukarela, mengikuti ketentuan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka yang menyatakan gerakan Pramuka bersifat mandiri, sukarela, dan non-politis.

Pentingnya Pramuka dalam pendidikan diakui, namun tidak lagi diwajibkan untuk mengikuti kegiatan kemah, yang sebelumnya merupakan bagian dari Model Blok dalam Pendidikan Kepramukaan. Meskipun demikian, satuan pendidikan tetap diperbolehkan menyelenggarakan kegiatan perkemahan jika dianggap perlu.

Selain itu, peraturan ini juga memperjelas tiga model pendidikan kepramukaan, yakni Model Blok, Model Aktualisasi, dan Model Reguler. Model Blok, yang sebelumnya merupakan kegiatan wajib dalam bentuk perkemahan, kini tidak lagi bersifat wajib.

Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka yang akan segera diterbitkan akan menjelaskan lebih lanjut mengenai ketentuan teknis terkait ekstrakurikuler Pramuka. Namun, dalam intinya, setiap sekolah tetap diwajibkan menawarkan Pramuka sebagai salah satu pilihan ekstrakurikuler bagi siswanya.

Aturan baru ini merupakan langkah untuk memberikan fleksibilitas lebih kepada sekolah dalam mengelola kegiatan ekstrakurikuler, sekaligus memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan minat dan bakatnya sesuai dengan pilihan mereka sendiri.

Dengan adanya perubahan ini, terdapat perbandingan yang signifikan dengan aturan sebelumnya, yaitu Permendikbud Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, yang mewajibkan keikutsertaan peserta didik dalam kegiatan ekstrakurikuler Pramuka.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu