Bedakan Gagal Jantung Dan Gerd

Siti Elkana Nauli, Ketua Pokja Gagal Jantung Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), mengingatkan pentingnya membedakan antara GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) dan gagal jantung karena gejala keduanya bisa mirip. Banyak pasien yang mengalami gejala seperti sesak napas, cepat kenyang, atau merasa begah, sering kali didiagnosis sebagai GERD dan tidak dirujuk untuk memeriksakan diri ke dokter jantung.

Nauli menjelaskan bahwa pasien GERD umumnya akan merasakan panas di dada, bukan sesak seperti gejala gagal jantung. Meski begitu, beberapa penderita GERD yang lebih parah juga bisa merasa sesak. Salah satu cara untuk membedakan keduanya adalah dengan melakukan pemeriksaan mandiri dengan menekan perut area lambung yang letaknya sedikit di sisi kiri. Jika ditekan, penderita GERD akan merasa tidak nyaman atau nyeri, sementara pada penderita gagal jantung, biasanya tidak ada keluhan rasa apapun, tapi kita akan merasakan bagian tersebut terasa lebih keras.

Menurut Nauli, meskipun gejalanya mirip, sebenarnya terdapat perbedaan gejala yang jelas antara kedua penyakit tersebut. Gejala gagal jantung biasanya terjadi pada waktu malam menjelang pagi, sementara GERD dapat terjadi di waktu yang tidak pasti. GERD juga seringkali dipicu oleh hal-hal tertentu, seperti peningkatan stres, ketidakstabilan kondisi lambung, atau masalah dalam pola makan.

Pada kongres Asia Pacific Society of Cardiology (APSC) di Singapura pertengahan Juli 2023, Nauli menjelaskan bahwa orang dengan gejala gagal jantung akan mudah lelah, pingsan, mengalami detak jantung yang cepat dan tidak teratur, serta pembengkakan pada perut dan kaki, bahkan wajah. Hal ini disebabkan oleh pembengkakan jantung yang mengakibatkan penumpukan cairan.

Nauli menekankan bahwa penyakit jantung seringkali diabaikan dan dianggap wajar seiring bertambahnya usia. Namun, fakta menunjukkan bahwa jangka waktu hidup pasien yang telah terdiagnosis gagal jantung bahkan lebih pendek daripada penderita kanker. Oleh karena itu, kesadaran akan pentingnya penanganan sedini mungkin menjadi hal yang sangat penting.

Gagal jantung adalah suatu kondisi di mana jantung gagal berfungsi secara optimal dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Akibatnya, kebutuhan sel-sel dan organ tubuh lain tidak dapat terpenuhi sehingga dapat berujung pada kematian.

You might also like

More Similar Posts

Menu