Benarkah Fotokopi KTP Tidak Berlaku Lagi

Belum lama ini, berita mengindikasikan bahwa fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) tidak akan diperlukan lagi setiap tahun. Kementerian Dalam Negeri memberikan klarifikasi terkait hal tersebut. Teguh Setyabudi, Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, menyampaikan bahwa Kartu Tanda Penduduk elektronik akan diperbarui dengan penambahan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

“IKD adalah informasi elektronik untuk menerapkan data pribadi, merupakan bentuk digital dari KTP, dengan fitur yang lebih lengkap melalui aplikasi,” ujar Teguh beberapa waktu lalu.

Aturan terkait IKD dijelaskan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 72 Tahun 2022 Pasal 13 ayat 2. IKD berfungsi sebagai informasi elektronik yang merepresentasikan Dokumen Kependudukan dan data terkait melalui aplikasi di perangkat gadget.

IKD mengandung berbagai data pribadi, termasuk KTP dan Kartu Keluarga (KK), sebagai identitas masyarakat.

“IKD adalah informasi elektronik untuk menerapkan data pribadi, merupakan bentuk digital dari KTP, dengan fitur yang lebih lengkap melalui aplikasi,” tambahnya.

Keunggulan IKD mencakup tingkat keamanan yang lebih tinggi, karena identitas digital tidak dapat di-screenshot dan hanya dapat diakses dengan menggunakan kata sandi. Transaksi dengan IKD juga lebih cepat, karena dilakukan secara sistem ke sistem. Selain itu, penggunaan ID digital dianggap lebih efisien karena mengurangi penggunaan kertas.

IKD telah diuji coba sejak Desember 2022, dan sekitar 6,850 juta orang telah mengaktifkannya.

“IKD diharapkan menjadi dompet digital bagi masyarakat, memudahkan proses pengurusan dokumen,” ungkap Teguh.

Proses aktivasi IKD dapat dilakukan di Kantor Dukcapil atau Kecamatan sesuai dengan domisili masyarakat. Pendaftaran harus dilakukan bersama petugas untuk verifikasi dan validasi menggunakan teknologi pengenalan wajah (face recognition). Berikut tahapan aktivasi IKD, seperti dilansir dari Indonesia Baik:

1. Buka aplikasi IKD, isi data seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), alamat email, dan nomor handphone, lalu klik tombol verifikasi data.
2. Lakukan verifikasi wajah dengan memilih tombol ambil foto untuk melakukan pemadanan face recognition.
3. Pilih scan QR Code yang tersedia di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
4. Setelah berhasil, cek email untuk mendapatkan kode aktivasi dan lakukan aktivasi IKD.
5. Masukkan kode aktivasi dan captcha untuk menyelesaikan proses aktivasi IKD.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu