Benarkah Jadwal Pilkada Serentak Masih Bisa Berubah

Ketua KPU Hasyim Asy’ari menyatakan bahwa jadwal Pilkada serentak 2024 yang awalnya direncanakan pada tanggal 27 November masih dapat mengalami perubahan apabila terjadi revisi pada Undang-Undang (UU) Pilkada. Hasyim mengungkapkan, “Apabila terjadi perubahan pada UU Pilkada, seperti misalnya penyesuaian jadwal menjadi bulan September 2024, kami akan melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan.” Pernyataan tersebut disampaikan oleh Hasyim di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (17/1).

Hasyim menjelaskan bahwa KPU berperan sebagai pelaksana UU, dan saat ini KPU masih mengacu pada UU Nomor 10 tahun 2016. Dalam UU tersebut, dijelaskan bahwa Pilkada serentak akan diselenggarakan pada bulan November 2024. “Pada Pasal 210, disebutkan bahwa pemungutan suara serentak untuk Pilkada 2024 dijadwalkan pada bulan November 2024. Ketentuan ini masih berlaku,” ujarnya.

Sebelumnya, Komisioner KPU Yulianto Sudrajat telah mengumumkan jadwal pemungutan suara Pilkada serentak pada tanggal 27 November 2024. Hal ini tercantum dalam Rancangan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) mengenai Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2024.

Pada akhir tahun 2023, DPR menyetujui revisi Undang-Undang Pilkada sebagai usulan inisiatif DPR. Revisi UU Pilkada ini bertujuan untuk mempercepat penyelenggaraan Pilkada yang awalnya dijadwalkan pada bulan November 2024 menjadi bulan September 2024.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu