Daftar Saham Cuan Pekan Ini 05/02/2024

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat (2/2) ditutup di level 7.238. IHSG mengalami kenaikan sebanyak 37,08 poin atau 0,52 persen dari perdagangan sebelumnya.

Capaian positif pekan lalu diharapkan akan berlanjut minggu ini, dengan IHSG diprediksi akan menguji level resistance di atas 7.300. Pengamat Pasar Modal dari Kiwoom Sekuritas, Oktavianus Audi, memproyeksikan IHSG akan menguat dalam rentang level support 7.115 hingga resistance 7.370.

Audi menyatakan bahwa indikator RSI menunjukkan penguatan, potensi terjadi golden cross pada MACD, dan adanya foreign inflow yang mendukung kenaikan IHSG. Dia mengatakan bahwa faktor-faktor seperti rilis data laporan keuangan full year 2023 dari perbankan dan pertumbuhan PDB Indonesia sepanjang 2023 yang diperkirakan tumbuh 5 persen, dapat memberikan dampak positif bagi pasar saham.

Namun, Audi juga memperingatkan tentang sentimen dari luar negeri, terutama rilis data inflasi China Januari 2024 yang diperkirakan mengalami deflasi. Perlambatan ekonomi di China dapat berdampak global, termasuk Indonesia, dan dapat merespon negatif di pasar.

Audi menyarankan investor untuk memanfaatkan momentum positif dari rilis laporan keuangan 2023 dan pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk melakukan trading dalam jangka pendek. Dia merekomendasikan sektor perbankan dan konsumer, dengan saham BBRI, ASII, dan SILO sebagai pilihan investasi.

Sementara itu, Associate Director of PT Jasa Utama Capital Sekuritas, Hadrian Maynard Taslim, melihat bahwa IHSG akan terus menguat sepanjang pekan ini. Dia proyeksikan IHSG dapat menguji level resistance dan ATH (All-Time High) di level 7.403.

Hadrian juga memperhatikan faktor-faktor seperti pengumuman rilis pertumbuhan ekonomi 2023 dan laporan keuangan emiten di bursa saham. Dia juga mencermati kondisi sosial politik Indonesia yang akan menggelar pemilu pada 14 Februari 2024.

Dari luar negeri, Hadrian memperhatikan rilis S&P Global Composite PMI Final dan S&P Global Service PMI Final. Dia menilai bahwa indikator pasar menunjukkan antusiasme terhadap pemulihan ekonomi Amerika dan potensi pemangkasan suku bunga oleh the Fed pada 2024.

Hadrian merekomendasikan sektor non-cyclical dan kesehatan yang menguat pekan lalu. Namun, sektor properti dan transportasi perlu diantisipasi karena saat ini dalam kondisi downtrend. Dia juga memberikan rekomendasi saham untuk dikoleksi, yaitu UNVR, INKP, dan JPFA.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu