Darurat! Asrama Jadi Tempat Isoman, Polkesmar Sediakan 3.000 Relawan Covid-19

Darurat! Asrama Jadi Tempat Isoman, Polkesmar Sediakan 3.000 Relawan Covid-19

Bantuan tenaga kesehatan dalam penanganan pasien Covid-19 di Pulau Jawa dan Bali, Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang (Polkesmar) siapkan 3.000 relawan.

“Mereka ada yang baru saja lulus dan ada pula mahasiswa tingkat akhir, khususnya dari jurusan Keperawatan dan Kebidanan,” ujar Direktur Polkesmar Dr Marsum di sela-sela pelaksanaan vaksinasi Covid-19, di kampus Jalan Tirto Agung, Tembalang, Semarang.

Kemenkes RI menginstruksikan kepada Poltekkes di seluruh Indonesia untuk membantu memenuhi kebutuhan 16.000 perawat dan 3.000 dokter secara nasional. Kemenkes RI berharap keberadaan relawan dapat membantu mengatasi krisis tenaga kesehatan akibat melonjaknya kasus Covid-19 saat ini.

“Dari Polkesmar sendiri kami sudah menyiapkan sukarelawan dari jurusan Keperawatan dan Kebidanan masing-masing 650 tenaga kesehatan yang baru saja lulus dan 900 mahasiswa tingkat akhir, sehingga jumlah totalnya bisa mencapai 3.000 sukarelawan. Namun, relawan mahasiswa akan tetap dilakukan pendampingan oleh dosen pembimbing,” jelasnya.

Marsum menyampaikan, Polkesmar telah mengirimkan 100 sukarelawan yang akan direkrut oleh beberapa rumah sakit di Kota Semarang, seperti RSUD KRMT Wongsonegoro, RS Amino Gondohutomo, RS Tugu, tempat isolasi mandiri di Srondol, dan Asrama Haji Donohudan di Boyolali. Para relawan yang dikirimkan merupakan mahasiswa dari kampus di Semarang, Blora, Tegal, Magelang, Pekalongan, Purwokerto, dan kendal.

“Saat ini kami masih berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan soal jumlah tenaga kesehatan yang dibutuhkan, baik di rumah sakit tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota,” ujarnya.

Menurut pengakuan Marsum, meski terfokus di Pulau Jawa dan Bali, mahasiswa juga banyak tersebar di seluruh Indonesia. Marsum juga menyampaikan beban kerja tenaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19 ini sangat berat, bahkan tidak sedikit dari mereka yang akhirnya tumbang.

“Untuk itu, kami tekankan kepada para sukarelawan Polkesmar agar tetap menjaga profesionalitas dalam menjaga tugas. Karena perkuliahan juga masih virtual, maka para mahasiswa kami minta untuk menjadi relawan Covid-19 di daerah asalnya masing-masing,” tandasnya.

Marsum memberikan tawaran kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) untuk menjadikan asrama mahasiswa di kampus Jalan Tirto Agung, Tembalang sebagai tempat karantina atau isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 di Kota Semarang.

“Pak Wali dan Kepala Dinas Kesehatan sudah meninjau langsung lokasi asrama dan menyambut baik tawaran kami,” jelasnya.

Asrama yang terletak di belakang kampus itu memiliki 150 kamar dan 324 tempat tidur dan pernah dijadikan tempat isolasi mandiri bagi dokter dan tenaga kesehatan dari RSUP Dr Kariadi.

You might also like
Tags: , , , , , , , , ,

More Similar Posts

Menu