Dealer BYD Yang Ada Di Indonesia

Build Your Dreams (BYD) membidik penyebaran jaringan penjualannya hingga mencapai 50 lokasi di seluruh Indonesia pada akhir tahun 2024. Meskipun belum mengumumkan harga resmi untuk tiga model terbarunya, yakni Dolphin, Atto 3, dan Seal, BYD telah mengoperasikan tujuh dealer di berbagai lokasi, termasuk Tebet, Sunter, Kalimalang, Tangerang, Depok, Bandung, dan Medan. Eagle Zhao, selaku Presiden Direktur PT BYD Indonesia, menyampaikan keyakinannya bahwa perusahaan dapat mencapai target tersebut dengan memberikan kualitas penjualan, layanan, dan suku cadang yang optimal.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Eagle Zhao dalam acara di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada Kamis, 18 Januari. Dikatakannya bahwa dealer-dealer BYD akan ditempatkan secara strategis di kota-kota besar untuk memastikan ketersediaan layanan yang maksimal. Meski demikian, informasi mengenai harga resmi dari model-model terbaru BYD masih menunggu pengumuman lebih lanjut.

Saat ini, BYD telah mengoperasikan tujuh dealer di Indonesia, masing-masing di Tebet, Sunter, Kalimalang, Tangerang, Depok, Bandung, dan Medan. Lokasi-lokasi tersebut dipilih dengan cermat untuk menjangkau konsumen di berbagai daerah. Dealer-dealer tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan penuh terhadap penjualan dan layanan purna jual.

Pada sisi investasi, BYD telah menanamkan dana sebesar US$1,3 miliar atau sekitar Rp20,33 triliun di Indonesia. Nilai investasi tersebut mencerminkan komitmen BYD dalam mengembangkan pasar otomotif di Tanah Air. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan perhatian khusus terhadap investasi BYD dan menegaskan bahwa perusahaan harus memenuhi janji investasi serta meningkatkan konten lokal pada setiap produk yang dijual.

Pemerintah Indonesia, melalui Menteri Airlangga, mengingatkan BYD untuk memenuhi komitmen tersebut agar dapat menikmati fasilitas subsidi mobil listrik yang segera diberlakukan. Fasilitas tersebut masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2023. Peraturan tersebut mengatur tentang percepatan program kendaraan listrik bertenaga baterai untuk transportasi jalan.

Airlangga Hartarto menekankan pentingnya peningkatan konten lokal dalam produk BYD. Hal ini tidak hanya menjadi syarat untuk memperoleh subsidi, tetapi juga dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat daya saing industri otomotif di Indonesia. Pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong BYD dan produsen otomotif lainnya untuk mengembangkan produksi lokal dan berkontribusi secara positif terhadap perekonomian Indonesia.

Dengan adanya investasi besar dari BYD, diharapkan pasar otomotif di Indonesia dapat semakin berkembang, terutama dalam sektor mobil listrik. Dukungan penuh dari pemerintah diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pertumbuhan industri otomotif yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu