Desak Kemenag dan Kemenlu, DPRD Jateng Upayakan Umrah dan Haji Kembali Digelar

DPRD Jawa Tengah desak Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) segerakan diplomasi dengan pemerintah Arab Saudi.

Lantaran, hingga kini, Indonesia masih berjajar dengan delapan negara lainnya dalam red list umrah dan haji Arab Saudi.

“Kami meminta kepada pemerintah melalui Kemenlu, bergerak cepat melakukan diplomasi ke Arab Saudi agar mengeluarkan Indonesia dari daftar 9 negara yang dilarang untuk jemaah umrah dan haji masuk Arab Saudi,” ungkap Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah, Endro Dwi Cahyono, dalam dialog interaktif ‘Bersiap Ibadah Umrah dan Haji’ di Hall Lantai 4 DPRD Jateng, pada Jumat (10/9/2021).

Endro menyebutkan, pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini dapat dikendalikan. Angka kasus terinfeksi positif Covid-19 pun sudah turun drastis. Jika dibanding dengan negara tetangga, Malaysia, Indonesia pun jauh lebih baik.

“Tapi justru Malaysia tidak masuk dalam red list itu. Meskipun saat ini penerbangan dari Indonesia sudah diperbolehkan masuk Arab Saudi namun untuk umrah dan haji masih dilarang,” ujarnya.

Tak hanya berdampak bagi para calon jemaah, pandemi Covid-19 yang berkepanjangan ini juga membuat biro travel dan umrah nelangsa.

“Setidaknya, pemerintah ada perhatian dengan memberikan bantuan. Selain itu, juga diharapkan adanya pembinaan dari Kemenag kepada para biro umrah yang kondisinya saat ini mati suri agar tidak benar-benar mati,” jelas Endro.

You might also like
Tags: , , ,

More Similar Posts

Menu