Dinas Koperasi Jawa Tengah Review Kurikulum Silabus Balatkop

Dinas Koperasi Jawa Tengah Review Kurikulum Silabus Balatkop

Dinas Koperasi UMKM Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan review kurikulum dan silabus (Kursil) BALATKOP Jawa Tengah tahun 2021 di salah satu hotel di Kota Semarang pada 28 Oktober 2021. Review Kursil BALATKOP merupakan agenda tahunan dari BALATKOP bersama para konsultan dan praktisi bisnis untuk menyusun dan meninjau kembali rancangan pelatihan yang dibuat oleh BALATKOP agar sesuai dengan permintaan dari dunia industri hari ini.
Acara ini pun dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Koperasi UMKM Provinsi Jawa Tengah, Emma Rachmawati.

Serta beberapa pelaku usaha dan konsultan yang terlibat secara aktif dalam merancang program kerja peningkatan performa UMKM di BALATKOP. Seperti Bio Hadikesuma Management Training & Consulting (BHMTC) , Naruna, BLA, serta beberapa tokoh public speaking serta tokoh-tokoh dan konsultan koperasi yang berpengaruh di Indonesia.
“Saya berterima kasih kepada para pelaku bisnis sekaligus konsultan yang sudah membantu kami secara maksimal selama 2 tahun terakhir. Apa yang kita lakukan khususnya selama tahun 2021 ternyata cukup memberikan sebuah dampak yang signifikan untuk teman-teman UMKM,” kata Emma.

Ia mengungkapkan, hal itu terlihat ketika PPKM hadir menjadi tantangan ekonomi tersendiri bagi banyak UKM. Kenyataannya, para peserta kegiatan pelatihan berjenjang yang diadakan oleh BALATKOP justru mendapatkan imunisasi bagi usahanya dan bahkan ada yang mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Dalam pemaparannya Ema mengatakan bahwa ke depan diperlukan adanya sebuah penyusunan rencana kerja bersama untuk meningkatkan kapasitas UMKM maupun Koperasi di level provinsi antara Dinas Koperasi UKM Provinsi dan Dinas Koperasi UKM yang ada di kota/Kab yang ada di Jawa Tengah. “Kita perlu mengadakan ini karena dalam 2 tahun terakhir apa yang dilakukan oleh Dinas Koperasi UKM Provinsi telah teruji polanya dan tentunya kita juga berharap dinas di Kab/kota juga memiliki rencana kerja yang searah dan sesuai dengan apa yang ada di provinsi” tambah Ema.

Hal senada disampaikan oleh Hatta Hatnansya Yunus, selaku Kepala BALATKOP. Ia memaparkan jika ke depan masih perlu ada banyak pembenahan dari sisi kurikulum silabus dan berharap kepada tim perancang yang terdiri dari para konsultan serta praktisi bisnis untuk tidak terlalu berbesar hati mengingat tugas mengembangkan UMKM ini masih menjadi tugas bersama dan masih panjang.

“Kami juga mohon bantuan kepada tim perumus kurikulum silabus untuk dapat membantu menetapkan kriteria dari para peserta yang akan dilatih di tingkat provinsi sehingga nantinya apa yang disampaikan oleh Bu Ema itu dapat menjadi salah satu program kerja dari teman-teman dinas kab/kota agar mengarahkan UMKM sesuai dengan persyaratan yang diberlakukan di tingkat provinsi” kata Hatta.

You might also like
Tags: , , , , , , , , , , , ,

More Similar Posts

Menu