Dugaan Korupsi Di Telkom Grup

Dugaan Korupsi Proyek Fiktif di Telkom Grup Telan Ratusan Miliar Rupiah, KPK Lakukan Pengumpulan Bukti. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di PT Telkom Grup yang mencapai ratusan miliar rupiah. Indikasi proyek fiktif dalam pengadaan tersebut mendorong KPK melakukan pengumpulan alat bukti.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengungkapkan, “Saat ini KPK sedang melakukan pengumpulan alat bukti untuk mengungkap adanya dugaan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di PT Telkom Grup.”

Menurutnya, pengadaan barang dan jasa di Telkom Grup diduga fiktif, dengan potensi kerugian negara mencapai ratusan miliar rupiah. “Pengadaan ini terindikasi fiktif dimana terjadi pengeluaran uang negara secara melawan hukum dengan perhitungan sementara mencapai ratusan miliar rupiah,” jelas Ali.

KPK akan mengumumkan tersangka, konstruksi perkara, dan pasal yang disangkakan setelah alat bukti mencukupi. “Secara bertahap, kami akan berikan informasi jalannya proses penyidikan perkara ini kepada publik,” ujar Ali.

Penggeledahan telah dilakukan di beberapa lokasi terkait kasus ini, namun informasi detailnya masih dirahasiakan. “Kalau sudah dapat informasinya kami informasikan ke temen-temen dimana saja penggeledahannya dan apa saja hasilnya. Tapi kami pastikan beberapa tempat sudah dilakukan penggeledahan untuk PT Telkom terkait (perkara) yang kedua ya itu,” kata Ali.

Sebelumnya, KPK juga mengusut kasus korupsi serupa di PT Sigma Cipta Caraka, anak usaha Telkom, dengan modus kerja sama fiktif dan kerugian negara mencapai ratusan miliar rupiah.

Menanggapi hal ini, PT Telkom melalui Vice President Corporate Communication Andri Herawan Sasoko menyatakan menghormati dan mendukung proses hukum KPK. Ia menjelaskan bahwa temuan ini merupakan hasil audit internal perusahaan dan Telkom berkomitmen menjunjung transparansi dan kooperatif dalam proses hukum.

“Proses hukum yang berjalan hingga saat ini tidak mengganggu operasional bisnis dan kinerja perusahaan,” tegas Andri.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu