Ekspor Mobil Indonesia

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melaporkan bahwa ekspor mobil buatan Indonesia selama delapan bulan tahun ini telah mencapai 337 ribu unit, meningkat sebanyak 18 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Lebih dari 90 negara menjadi tujuan ekspor mobil buatan Indonesia.

Ketua Gaikindo, Yohannes Nangoi, menyatakan, “Kami telah mengekspor ke lebih dari 90 negara di seluruh dunia, tidak hanya ke negara-negara berkembang.” Pada tahun ini, target ekspor mobil utuh (completely built-up/CBU) adalah 500 ribu unit, naik sedikit dari hasil tahun 2022 yang mencapai 473 ribu unit.

Nangoi optimis bahwa Indonesia akan menjadi salah satu pengekspor mobil terkemuka di dunia dengan target mencapai 1 juta unit pada tahun 2027. Ia juga menekankan bahwa masa depan produksi mobil di Indonesia akan berfokus pada kendaraan ramah lingkungan, termasuk kendaraan listrik untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi emisi karbon.

“Kita tengah menuju ke arah mobilitas ramah lingkungan di Indonesia. Kami memiliki langkah-langkah untuk mencapai tujuan ini,” ujar Nangoi. Selain elektrifikasi, mobil-mobil di Indonesia yang menggunakan mesin pembakaran dalam saat ini juga sedang beralih ke teknologi ramah lingkungan, seperti penyesuaian terhadap ambang batas emisi Euro 4. Pemerintah juga telah menyatakan niatnya untuk mempercepat peralihan ke standar emisi Euro 5 atau bahkan langsung ke Euro 6.

Namun, Nangoi mengingatkan bahwa produsen otomotif di Indonesia masih bergantung pada impor bahan bakar. Oleh karena itu, ia menekankan perlunya dukungan dari pemerintah yang merupakan produsen bahan bakar.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu