Emas Antam 9/07/2024

Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan Selasa (9/7/2024). Harga emas Antam turun setelah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa pada perdagangan sebelumnya. Berdasarkan data dari situs resmi PT Antam, logammulia.com, di butik emas LM Graha Dipta Pulo Gadung, harga emas satu gram hari ini dibanderol Rp 1.389.000 per batang, turun Rp 7.000 dari posisi Senin (8/7/2024).

Untuk harga buyback atau pembelian kembali emas Antam ditetapkan sebesar Rp 1.249.000 per gram, turun Rp 13.000 dari posisi perdagangan Senin (8/7/2024). Penurunan harga emas Antam ini tidak lepas dari pengaruh penurunan harga emas dunia. Harga emas global turun lebih dari 1% pada perdagangan Senin, tertekan oleh reli risk-on di pasar saham dan aksi ambil untung oleh investor setelah harga emas naik tajam pada sesi sebelumnya. Kenaikan harga emas sebelumnya dipicu oleh ekspektasi bahwa The Federal Reserve (The Fed) AS dapat memangkas suku bunga pada bulan September.

Dalam beberapa waktu terakhir, harga emas mengalami volatilitas yang cukup tinggi. Investor terus memantau perkembangan kebijakan moneter The Fed yang diperkirakan akan berdampak signifikan pada pergerakan harga emas. Menurut alat Fedwatch, saat ini pasar memperkirakan peluang The Fed memangkas suku bunga sebesar 71% pada bulan September dan pemangkasan lagi pada bulan Desember. Prospek pemangkasan suku bunga ini cenderung meningkatkan minat investor pada aset-aset berisiko seperti saham, sehingga menekan harga emas yang dianggap sebagai aset safe haven.

Selain itu, aksi ambil untung oleh investor juga turut menekan harga emas setelah reli tajam sebelumnya. Investor cenderung memanfaatkan kenaikan harga emas untuk merealisasikan keuntungan, yang pada akhirnya menyebabkan harga emas turun. Meskipun demikian, emas tetap dianggap sebagai aset yang aman di tengah ketidakpastian ekonomi global. Fluktuasi harga emas ini menunjukkan betapa sensitifnya pasar terhadap kebijakan moneter dan sentimen investor.

Dalam jangka panjang, pergerakan harga emas akan terus dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kebijakan suku bunga, kondisi ekonomi global, serta permintaan dan penawaran di pasar. Investor perlu terus memantau perkembangan ini untuk membuat keputusan investasi yang tepat.

You might also like
Tags: ,

More Similar Posts

Menu