Gamer Tunanetra Berprestasi

Gamer Tunanetra Menjadi Sorotan Setelah Memenangkan Kompetisi Street Fighter 6 pada EVO 2023
Ajang kompetisi game EVO 2023 telah berakhir, namun salah satu momen paling mengesankan dari turnamen tahun ini adalah kisah seorang gamer tunanetra yang sukses mencuri perhatian dan mengukir kemenangan gemilang di dalam kompetisi Street Fighter 6.

EVO 2023 menjadi sorotan dengan jumlah peserta mencapai rekor, sekitar 9.182 gamer bersaing dalam berbagai game bertarung seperti Dragon Ball FighterZ, Guilty Gear Strive, Tekken 7, Street Fighter, dan masih banyak lagi.

Namun, yang membuat perhatian kompetitor sekaligus penggemar tercuri adalah penampilan luar biasa seorang pemain Street Fighter yang mampu bertanding dan memenangkan pertandingan tanpa menggunakan indra penglihatan sama sekali.

Sven ‘BlindWarriorSven’ van de Wege adalah seorang gamer tunanetra asal Belanda yang telah aktif di dunia kompetitif selama beberapa tahun. Ia menguasai permainan Street Fighter 6 hanya dengan memanfaatkan isyarat audio.

Kisah Sven dimulai saat ia kehilangan penglihatannya pada usia enam tahun akibat tumor otak. Dia menceritakannya di saluran YouTube-nya, BlindWarriorSven. Keahlian bermain game bertarungnya terasah ketika dia memainkan Street Fighter 2 yang bisa dimainkan hanya dengan menggunakan suara. Namun, bagaimana Sven melakukan hal ini secara teknis?

Sven menjelaskan bahwa dengan teliti mendengarkan efek suara seperti langkah kaki, benturan, dan gerakan khusus, dia mampu menentukan posisi karakternya dan bagaimana menghindari serangan lawan. Meskipun dia harus mempelajari isyarat audio baru untuk Street Fighter 6, Sven juga memanfaatkan fitur aksesibilitas tambahan yang disediakan oleh Capcom untuk pemain seperti dirinya.

Selain berkompetisi, Sven juga memiliki akun streaming di Twitch dan YouTube dengan nama BlindWarriorSven, di mana dia berbagi pengalaman bermain game serta menjalin hubungan dengan para penggemarnya.

Komunitas gamer pun memberikan apresiasi kepada Capcom karena menyediakan fitur aksesibilitas yang memungkinkan Sven dan pemain tunanetra lainnya untuk berkompetisi tanpa kendala. Salah satu pengguna dengan nama Jerykk di kotak komentar menyatakan, “Cukup mengesankan bahwa fitur aksesibilitasnya cukup kuat sehingga pemain seperti Sven bisa bermain tanpa harus melihat. Salut untuk Capcom.”

Komentar TenOfDiamonds juga menambahkan, “Benar sekali, bukan hanya bisa dimainkan, tapi juga mampu bersaing dalam turnamen besar. Inilah yang disebut sebagai aksesibilitas yang sejati!”

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu