Google dan Apple Menyerah

Putaran Baru: Apple dan Google Menyerah, Perubahan Besar Terjadi dalam Masa Depan Internet
Mahkamah Agung Amerika Serikat menolak banding yang diajukan oleh Apple terkait kasus antimonopoli, menghasilkan perubahan besar dalam kebijakan perusahaan pembuat iPhone tersebut. Keputusan ini mengharuskan Apple untuk memperbolehkan pengembang aplikasi terhubung ke opsi pembayaran eksternal berbasis web.

Apple telah mengajukan banding atas keputusan Pengadilan Banding Kesembilan pada April 2023, yang merupakan kelanjutan dari kasus Epic v. Apple pada September 2021. Kasus ini berawal dari peluncuran Project Liberty oleh Epic pada Agustus 2020, yang bertujuan memperkenalkan metode pembayaran alternatif untuk game Fortnite di iOS dan Google.

Kedua perusahaan besar ini secara cepat menghapus game tersebut dari toko aplikasi mereka karena melanggar kebijakan platform yang melarang penggunaan metode pembayaran alternatif. Epic kemudian mengajukan tuntutan hukum antimonopoli terhadap Apple dan Google.

Pertarungan hukum antara Epic Games dan Apple berlangsung hingga Mei 2021, dengan Hakim Yvonne Gonzalez Rogers memihak Epic dalam sebagian besar dakwaan. Hakim menemukan bahwa pembatasan Apple terhadap tautan ke pembayaran berbasis web dalam aplikasi melanggar Undang-Undang Persaingan Tidak Sehat California. Dengan demikian, Mahkamah Agung menolak banding Apple pada 16 Januari, menjadikan keputusan Pengadilan Kesembilan tetap berlaku.

Menyusul penolakan Mahkamah Agung, Apple merespons dengan menerbitkan pembaruan pada pedoman App Store. Pembaruan ini memperkenalkan aturan baru yang memungkinkan pengembang menyertakan tautan dalam aplikasi yang mengarah ke opsi pembayaran eksternal berbasis web, namun dengan syarat-syarat tertentu yang harus dipatuhi.

Sementara itu, Google juga mengalami perubahan dalam kebijakannya setelah penyelidikan otoritas kompetisi Inggris. Pada April 2023, Google mengumumkan keputusan untuk mengizinkan pengembang menggunakan pembayaran dalam aplikasi alternatif di Google Play Store Inggris. Biaya tersebut akan berkurang sebesar 4% jika metode pembayaran Google Play ditawarkan bersamaan dengan Google Play Store alternatif, dan sebesar 3% jika tidak.

Google juga memastikan kesiapannya untuk mematuhi Undang-Undang DMA UE yang berlaku sejak Maret tahun tersebut, dengan mengumumkan rencana untuk mengurangi biaya pembayaran alternatif sebesar 3%. Kedua perusahaan ini juga menetapkan biaya yang sedikit lebih rendah untuk pembayaran di luar platform di yurisdiksi lain yang mewajibkan hal tersebut.

Perubahan kebijakan dari dua raksasa teknologi ini memberikan dampak besar terhadap industri aplikasi dan pembayaran online, menciptakan dinamika baru dalam ekosistem internet global.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu