Guru di Bekasi Bunuh Diri

Guru di Bekasi Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pintu Kamar

Tragedi menyelimuti Kampung Pasirandu, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi ketika seorang guru berinisial SS (36) ditemukan tewas gantung diri di rumahnya. Kematian tragis ini terjadi pada Sabtu, 21 Oktober 2023, dan pertama kali ditemukan oleh orangtuanya.

Kapolsek Serang Baru, AKP Josman Harianja, mengungkapkan bahwa orangtua korban datang ke rumah anak mereka, yang berada tidak jauh dari rumah mereka sendiri. Saat membuka pintu depan rumah, mereka menemukan SS dalam posisi gantung diri di pintu kamar.

Mendapati kondisi tersebut, orangtua korban segera memberitahu tetangga dan melaporkan peristiwa tragis ini kepada pihak berwajib. Polisi segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi awal. Dalam proses ini, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau luka pada tubuh korban.

Di lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk satu ponsel, tripod hitam, seutas tali tambang berwarna hijau, ember cat tembok yang digunakan korban sebagai pijakan kaki, dan dua bungkus rokok kosong.

Josman juga mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan keluarga, tidak ada indikasi bahwa SS memiliki utang atau masalah keuangan yang mungkin menjadi motif tindakan nekatnya tersebut. Dugaan sementara mengarah pada permasalahan dalam lingkungan keluarga yang memicu keputusan tragis ini.

Korban telah dibawa ke RSUD Cileungsi dan dikebumikan oleh pihak keluarga setelahnya. Kejadian ini mengingatkan kita semua akan pentingnya mendukung individu yang mungkin mengalami kesulitan emosional atau psikologis.

Bunuh diri adalah masalah serius yang seringkali terkait dengan depresi, dan sangat penting bagi siapa pun yang merasa membutuhkan bantuan untuk mencari dukungan dan konseling. Anda tidak sendirian dalam menghadapi masalah ini.

Untuk mendapatkan bantuan dalam mengatasi kesulitan emosional, Anda dapat menghubungi berbagai layanan kesehatan jiwa dan konseling. Alternatif dan informasi lebih lanjut dapat ditemukan di situs web Into the Light Indonesia.

Semoga peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya peduli terhadap kesejahteraan mental kita sendiri dan orang-orang di sekitar kita.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu