Hancurkan Batu Ginjal Dengan Cara Ini

Beberapa jenis makanan dan minuman diyakini dapat membantu mengatasi masalah batu ginjal. Pertanyaannya, apakah ada minuman yang dapat aman dikonsumsi untuk melawan batu ginjal?

Batu ginjal atau nefrolitiasis adalah kondisi terbentuknya bahan padat dan keras yang menyerupai batu di organ ginjal. Bahan padat ini terbentuk karena penumpukan asam oksalat dan kalsium yang mengeras.

Dehidrasi seringkali menjadi penyebab terbanyak dari kasus batu ginjal. Kekurangan minum air dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal. Selain itu, masih ada banyak penyebab lain dari batu ginjal.

Dalam beberapa kasus, batu ginjal dapat keluar secara alami melalui urine. Namun, dalam kasus lain, batu bisa tetap terperangkap di ginjal dan sulit untuk dikeluarkan kecuali melalui tindakan pembedahan.

Minuman yang dapat membantu menghancurkan batu ginjal pada dasarnya tidak ada. Namun, ada beberapa minuman yang diyakini dapat membantu melarutkan atau mengurai batu ginjal secara perlahan.

1. Air putih
Minum air putih merupakan cara alami untuk membersihkan ginjal dan dapat dipilih sebagai salah satu solusi.

2. Air cuka sari apel
Air cuka sari apel, dengan kandungan asam fosfat, asetat, dan sitratnya, diyakini dapat membantu mengurangi ukuran batu ginjal. Campurkan 2 sendok makan cuka sari apel ke dalam segelas air 100 ml sebelum diminum.

3. Air perasan lemon
Meskipun rasanya asam, air perasan lemon dapat dijadikan sebagai obat alami untuk mengatasi batu ginjal. Kandungan asam sitrat dalam lemon diyakini dapat membantu memecah batu ginjal berukuran kecil.

4. Jus seledri
Seledri, dengan manfaatnya, termasuk dalam minuman yang dapat membantu mengatasi batu ginjal. Hasil studi pada tahun 2019 terhadap tikus menunjukkan bahwa ekstrak seledri dapat membantu memecah batu ginjal. Haluskan satu ikat seledri dengan sedikit air, lalu saring dan minum sarinya.

5. Jus delima
Jus delima diyakini mengandung senyawa antioksidan yang dapat menjaga kesehatan ginjal dan mungkin membantu memecah batu ginjal. Meskipun tidak pasti berapa batas konsumsi yang aman, 1-2 gelas mungkin dianggap aman bagi kebanyakan orang.

Perlu diingat bahwa beberapa minuman dapat berinteraksi dengan obat dan kondisi medis tertentu, oleh karena itu selalu disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mencoba pengobatan alternatif.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu