Hendi, “BOR Turun Jadi 65 Persen, tetapi ICU Penuh”

Hendi, “BOR Turun Jadi 65 Persen, tetapi ICU Penuh”

Selama berjalannya PPKM, Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Semarang disebut mengalami penurunan. Namun, kondisi ICU terbilang penuh.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) meminta masyarakat tidak lengah dalam kondisi ini. Hendi menjelaskan kenaikan kasus Covid-19 mengalami lonjakan sejak 26 Mei dan mencapai puncak pada 5 Juli 2021. Tercatat dari 300 kasus menjadi 2.400 kasus, kondisi tersebut sempat menimbulkan kegaduhan di rumah sakit rujukan, bahkan semua ambulans pun sibuk.

“Kita pergerakan signifikan 26 Mei sampai puncak 5 Juli. Dari 300-an naik 2.400 sekian. Kondisi rumah sakit penuh ambulans penuh, oksigen sulit,” ujar Hendi di Balai Kota Semarang, pada Selasa (27/7/2021).

Terhitung angka BOR di Kota Semarang sempat menyentuh 90 persen lebih. Namun, Hendi menyatakan PPKM Darurat Level 3 hingga Level 4 berdampak signifikan dalam pengurangan BOR. Meski demikian, Hendi juga menyampaikan bahwa kondisi ICU masih sesak.

“Saat ini ICU masih penuh tapi secara total BOR turun 56,27 persen. Kita punya 7 isolasi terpusat itu BOR-nya 27 persen,” tandasnya.

Hendi mengimbau masyarakat supaya memahami gejala Covid-19 dengan baik dan tidak terlambat dalam melakukan penanganan. Hal tersebut karena persentase kematian akibat Covid-19 di Kota Semarang memang menurun, tetapi angkanya masih terbilang tinggi.

“Angka kematian menurun dari 6,4 persen di minggu 6,2 persen. Masih tergolong tinggi karena standar pemerintah di bawah 5 persen. Kita lakukan edukasi ke masyarakat dan imbau agar tidak telat membawa ke rumah sakit, melakukan penanganan agar pasien bisa disembuhkan,” urai Hendi.

“Saya rasa masyarakat Semarang belajar dari pengalaman, begitu dahsyatnya gelombang Covid-19 kedua tahun 2021. Kita ingatkan saja dengan percepatan vaksinasi dan protokol kesehatan dalam kegiatan mereka,” sambungnya.

Dilansir dari https://siagacorona.semarangkota.go.id hari ini, tercatat kasus positif Covid-19 di Kota Semarang ada 1.540 kasus yang terdiri dari 1.022 warga Semarang dan 518 warga luar Kota. Total terkonfirmasi sejak awal pandemi ada 77.566 kasus, yang sembuh ada 70.429 orang, dan yang meninggal ada 5.597 orang

You might also like
Tags: , , , , , ,

More Similar Posts

Menu