Hendi Tekankan Idul Adha Jadi Momentum Saling Membantu

Hendi Tekankan Idul Adha Jadi Momentum Saling Membantu

Hendrar Prihadi (Hendi), Wali Kota Semarang mengeluarkan kebijakan khusus yang berkaitan dengan penyembelihan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah yang jatuh pada 20 Juli 2021.

 

Dikeluarkannya kebijakan ini sebagai bentuk upaya pencegahan munculnya klaster baru penyebaran Covid-19.

 

“Hari ini kita sedang dalam kondisi pandemi, maka ada dampak yang dialami masyarakat. Oleh karena itu, semakin banyak kurban semakin banyak warga yang akan mendapatkan bantuan. Namun, protokol kesehatan ketat harus dilakukan,” imbuhnya.

 

Dilansir dari surat edaran Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terkait penyembelihan hewan kurban, terdapat sejumlah persyaratan jika masyarakat akan menyembelih hewan kurban di lingkungan masjid.

 

Panitia penyembelihan harus berasal dari lingkungan tempat tinggal yang sama dan dalam kondisi sehat. Sedangkan panitia yang berasal dari luar kota harus memiliki surat keterangan bebas Covid-19 yang dibuktikan dengan hasil swab antigen 1×24 jam sebelum hari pelaksanaan penyembelihan. Kemudian, penyembelihan hewan kurban juga tidak harus dilaksanakan tepat pada Hari Raya Idul Adha, bisa dilaksanakan pada hari tasyrik, yakni 11-13 Dzulhijjah.

 

Dalam surat edaran kurban ini Hendi menyampaikan, pembagian hewan kurban hanya dilakukan panitia kurban secara door to door dan tidak mengundang banyak massa untuk datang ke masjid.

 

“Atau ada juga teknis yang lain dilakukan dengan model menyerahkan ke salah satu perusahaan pengalengan, sehingga dibagi dalam bentuk daging kaleng,” imbuhnya.

 

Hendi menekankan dalam hal penyembelihan kurban harus betul-betul memperhatikan upaya menekan risiko penularan Covid-19. Terpenting, teknisnya jangan sampai menyebabkan kerumunan dan menjadi kluster baru.

You might also like
Tags: , , , , , , , ,

More Similar Posts

Menu