Kebiasaan Ini Bisa Bantu Stamina

Masuknya masa menopause seringkali merupakan fase yang menantang bagi sebagian besar perempuan, karena seringkali dapat mengurangi motivasi untuk menjalani rutinitas olahraga secara teratur. Beberapa tantangan khusus seperti gangguan tidur, kesulitan bangun pagi, dan hot flashes seringkali menjadi penghalang yang membuat perempuan enggan beraktivitas fisik. Meskipun demikian, menjaga kebugaran dan kesehatan selama masa menopause ternyata dapat diatasi dengan mengadopsi gaya hidup sehat, yang mencakup pola makan baik dan rutin berolahraga. Kate Rowe-Ham, seorang pelatih kebugaran menopause dan penulis buku Owning Your Menopause: Fitter, Calmer, Stronger in 30 Days, menawarkan pandangan dan tips berharga untuk membantu perempuan melewati masa menopause dengan cara yang sehat dan positif.

Menurut Rowe-Ham, menjaga kebugaran dan kesehatan selama menopause tidak harus menakutkan. Kunci utamanya adalah mengadopsi pola pikir yang positif, mendengarkan tubuh, memahami tujuan, dan menyesuaikan kebiasaan dengan gaya hidup yang sesuai. Banyak perempuan mengalami perubahan dalam kebiasaan olahraga dan pola makan mereka selama masa menopause, yang sering kali dapat memperburuk gejala. Rowe-Ham menyatakan bahwa menopause sebenarnya memberi kesempatan besar untuk mendengarkan tubuh dan memahami apa yang dibutuhkan.

Dalam pandangannya, perempuan seharusnya tidak melihat menopause sebagai penghalang untuk beraktivitas fisik, melainkan sebagai waktu yang tepat untuk mengevaluasi dan menyesuaikan latihan fisik sehingga sesuai dengan kebutuhan tubuh. Menyadari bahwa setiap individu memiliki kebutuhan yang berbeda-beda, Rowe-Ham menekankan pentingnya kesabaran dalam melakukan perubahan. Dia menyarankan untuk memulai hari dengan pola pikir positif, melakukan peregangan, dan meminum segelas air. Ini tidak hanya membantu tubuh untuk bersiap-siap bergerak, tetapi juga mempersiapkan pikiran untuk menerima perubahan dan menetapkan tujuan yang realistis.

Rutin berolahraga di pagi hari adalah salah satu sarannya, karena semakin siang cenderung membuat malas untuk bergerak. Bagi mereka yang terbiasa dengan rutinitas berolahraga, Rowe-Ham mendorong agar tetap aktif di pagi hari. Bahkan jika hanya dapat melakukan jalan kaki, ia menyarankan untuk berusaha berjalan sekitar 4.000 langkah setiap hari. Ini merupakan cara sederhana namun efektif untuk menjaga kebugaran dan memulai hari dengan energi yang baik.

Rowe-Ham juga menyoroti pentingnya konsumsi protein selama masa menopause. Protein memiliki peran krusial dalam pemulihan dan perbaikan tubuh, menjaga serta memperbaiki jaringan, mendukung sistem imun, dan membantu merasa kenyang lebih lama. Dia menyarankan untuk mengonsumsi sekitar 1,2 gram protein per kilogram berat tubuh, dibagi menjadi tiga kali makan. Selain protein, ia juga menyarankan untuk menambahkan serat, sayuran hijau, dan karbohidrat sehat dalam pola makan sehari-hari.

Untuk menjaga kekuatan tubuh, Rowe-Ham merekomendasikan latihan angkat beban, tidak perlu setiap hari, tetapi minimal 3-5 kali seminggu. Latihan ini tidak hanya efisien dalam memanfaatkan waktu, tetapi juga dapat meningkatkan kekuatan tubuh secara keseluruhan. Dia menegaskan bahwa melibatkan tubuh dalam latihan fisik akan memberikan rasa nikmat dan dapat membantu mengurangi gejala menopause.

Dengan pandangan positif dan tips praktis dari Rowe-Ham, perempuan dapat melewati masa menopause dengan lebih baik, menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Rowe-Ham menekankan bahwa mendengarkan tubuh dan menyesuaikan aktivitas fisik serta pola makan dengan kebutuhan individu selama masa menopause adalah kunci untuk menjalani fase ini dengan keseimbangan dan kebahagiaan.

You might also like
Tags: ,

More Similar Posts

Menu