Kebiasaan Terbaik Untuk Kesehatan Otak

Makanan yang kita konsumsi memiliki dampak besar terhadap kesehatan mental, demikian disampaikan oleh ahli nutrisi dari Universitas Harvard, Dr. Uma Naidoo. Menurutnya, kebanyakan orang tidak menyadari bahwa makanan yang kita konsumsi dapat berinteraksi dengan mikroba di usus, memengaruhi kesejahteraan mental seiring waktu. Makanan tidak sehat dapat memicu peradangan di usus, yang dapat menjadi pemicu gangguan kesehatan mental seperti kecemasan.

Dr. Naidoo menyoroti empat kebiasaan sederhana yang dapat meningkatkan kesehatan otak:

  1. Perbanyak serat dalam makanan Anda: Menambah asupan serat, terutama dari makanan nabati seperti sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, chia seed, dan biji-bijian utuh, dapat membantu menghindari potensi depresi.
  2. Perbanyak konsumsi polifenol: Makanan dengan warna berbeda seperti wortel, bluberi, stroberi, kacang-kacangan (khususnya hazelnut dan pecan), dan zaitun hitam yang kaya polifenol dapat memberikan sifat anti-inflamasi, antioksidan, dan serat yang diperlukan oleh tubuh.
  3. Konsumsi makanan kaya probiotik: Makanan fermentasi seperti tempe, kimchi, yogurt, atau kombucha mengandung probiotik yang dapat menurunkan peradangan di usus, menurut penelitian dari Universitas Stanford.
  4. Gunakan lebih banyak bumbu dan rempah: Menambahkan rempah-rempah dan bumbu herbal ke dalam makanan dapat meningkatkan kesehatan usus dan otak. Rempah-rempah seperti kunyit, lada hitam, capsaicin dari cabai, daun mint, oregano, peterseli, jahe, dan bawang putih kaya akan polifenol, antioksidan, dan sifat anti-inflamasi.

Dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan tersebut, kita dapat lebih memperhatikan dampak makanan terhadap kesehatan mental dan meningkatkan kesehatan tubuh secara menyeluruh.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu