Kecelakaan Tol Bawen

Tegas Tidak Sependapat dengan Warganet Soal Kecelakaan Bawen, Ini Pendapat Rian Mahendra
Kecelakaan tragis terjadi di dekat exit tol Bawen, Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu (23/9/2023) sekitar pukul 18.34 WIB. Saat ini, tiga jiwa telah dinyatakan meninggal dunia, satu orang mengalami luka berat, dan 26 lainnya mengalami luka ringan sebagai akibat dari kecelakaan tersebut. Diduga, kecelakaan ini terjadi karena truk tronton mengalami masalah pada sistem remnya, yang menyebabkannya menabrak beberapa kendaraan yang berhenti di depannya karena lampu merah.

Pegiat dunia transportasi darat, Rian Mahendra, juga ikut memberikan pandangannya terkait kasus ini. Rian mengangkat tiga poin penting yang perlu diperhatikan dalam insiden tragis ini. “Pertama, kita harus mempertimbangkan kondisi jalan yang dilalui oleh truk,” kata Rian dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, @rianmahendra83, pada Sabtu (23/9/2023). Poin kedua adalah perilaku sopir truk, yang harusnya mengambil tindakan yang lebih aman untuk meminimalkan risiko dan dampak dari kecelakaan tersebut. “Sopir seharusnya dapat menghindari kendaraan di depannya dengan membelok ke kiri, sehingga kerusakan dan korban bisa diminimalkan,” jelasnya. Poin terakhir yang ditekankan oleh Rian adalah tentang kondisi jalan yang dianggap rawan terjadinya kecelakaan oleh sejumlah orang.

Selain itu, Rian juga mengecam pendapat beberapa warganet yang menyalahkan Balai Uji Kir atas kecelakaan ini. “Saya tidak sependapat dengan pandangan beberapa warganet yang menyalahkan Balai Uji Kir atas kecelakaan ini,” tulis Rian. “Menurut saya, hal ini tidak benar karena Balai Uji Kir sekarang tidak lagi memiliki keleluasaan seperti dulu untuk memberikan sertifikat kendaraan secara sembarangan. Saya bisa mengatakan hal ini karena saya pun dulu adalah pelanggan setia Balai Uji Kir. Namun, situasinya sekarang telah berubah.”

Penting untuk dicatat bahwa kecelakaan di dekat exit tol Bawen telah terjadi beberapa kali sebelumnya. Contohnya, pada 11 Februari 2020, sebuah truk dengan nomor polisi AG 8044 UB menabrak sebuah Honda Brio dengan nomor polisi AD 9239 YP. Meskipun Honda Brio tersebut terseret beberapa ratus meter, beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Kecelakaan lainnya terjadi pada 28 Agustus 2020, ketika sebuah truk mengalami kecelakaan tunggal dan terguling. Untungnya, dalam insiden tersebut juga tidak ada korban jiwa. Terakhir, pada 17 Desember 2021, terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan empat truk, yang juga diduga disebabkan oleh masalah rem. Namun, berita baiknya, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.

Kecelakaan di exit tol Bawen menjadi isu yang perlu mendapatkan perhatian serius, terutama dalam hal pemeliharaan jalan, perilaku pengemudi, dan peraturan kendaraan. Harapannya adalah agar tindakan yang tepat dapat diambil untuk mencegah kecelakaan serupa terjadi di masa depan.

You might also like
Tags: ,

More Similar Posts

Menu