Kelas Baru di Path of Exile 2

Buat kita, ARPG selalu jadi semacam camilan santai yang bisa bikin kita betah berjam-jam di depan komputer tanpa harus terlalu dipusingkan. Tapi, ketika kita mencoba Path of Exile 2 dan mencicipi kelas Druid-nya, tiba-tiba semuanya berubah. Sistem pertarungannya yang baru dan penuh aksi benar-benar berhasil menarik perhatian kita.

Dulu, di Path of Exile versi pertama, pertarungannya cenderung simpel, cukup klik terus sampai musuh mati. Namun, di sekuel ini, pendekatan yang dibawa lebih menantang. Kita harus berpikir bagaimana menggabungkan kemampuan-kemampuan kita agar saling melengkapi, menciptakan efek status yang kuat, dan menghadapi musuh-musuh yang semakin berat tantangannya. Ini benar-benar menjadikan Path of Exile 2 sebagai sajian ARPG yang lebih menantang dan membuat kita betah untuk terus mencobanya.

Ketika kita bermain sebagai kelas Druid yang baru saja diungkapkan, kita harus memanfaatkan kekuatan Intelejensia dan Kekuatan untuk menciptakan karakter yang merupakan perpaduan antara sihir dan kekuatan fisik. Saat berada dalam bentuk manusia, kita lebih fokus pada penggunaan sihir dan strategi untuk menciptakan efek status pada musuh, sembari bersiap-siap untuk berubah menjadi beruang dan merusak segalanya di sekitar dengan mengatur hitungan kemarahan dan memicu serangan area-of-effect yang sangat kuat. Tentu saja, kita masih bisa mengikuti cara klasik dengan berlari ke depan dan mengklik kemampuan yang sama berulang kali – Path of Exile 2 tidak menerapkan cooldown, jadi kita bisa melakukannya – tapi ternyata lebih membosankan dan kurang efektif dibandingkan dengan pendekatan yang lebih kompleks dan memuaskan.

Yang paling menarik adalah kemampuan kita untuk mengatur kemampuan-kemampuan kita agar dipicu secara otomatis dalam situasi-situasi tertentu. Misalnya, kita ingin kemampuan petir kita selalu dipicu bersamaan dengan letusan gunung berapi kita, jadi kita menghubungkannya sehingga keduanya selalu aktif pada saat yang sama. Sama halnya dengan kemampuan kita untuk memanggil serigala, kita atur agar aktif secara otomatis ketika kita berhasil menggetarkan musuh sebagai beruang. Ini memberikan level kontrol dan personalisasi yang tinggi, memungkinkan kita untuk mengubah karakter beruang kita menjadi monster DPS sesuai dengan keinginan kita. Itu benar-benar mengesankan!

Kita tak sabar melihat apa yang akan dilakukan oleh komunitas ARPG yang ahli dalam min-maxing ketika mereka bermain Path of Exile 2. Dengan begitu banyak potensi kombinasi dan penyesuaian, ini benar-benar akan menjadi permainan yang menarik untuk dijelajahi dan dimainkan.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu