Kemacetan di Pantura Demak

Hingga Rabu (18/10/2023), berita mengenai kemacetan di beberapa titik jalur Pantura Semarang-Demak masih menjadi perbincangan utama. Sebagai jalur vital nasional, jalur Pantura ini seringkali menjadi tempat pembangunan jalan dan jembatan yang berkelanjutan.

Pembangunan jalan di Pantura Demak khususnya telah menjadi ‘proyek abadi’ yang selalu berlangsung setiap tahun, namun sayangnya seringkali berdampak pada kemacetan lalu lintas. Meskipun Tol Semarang-Demak seksi Sayung-Demak telah beroperasi, namun kemacetan masih seringkali terjadi. Sampai saat ini, terdapat dua titik pembangunan jalan yang masih berlangsung, yaitu pembetonan jalan di dua lokasi sepanjang Semarang-Demak.

Titik pertama terletak di Jalan Pantura Kaligawe Semarang, tepatnya di Kelurahan Trimulyo, dari arah Semarang ke Demak atau dari Barat ke Timur. Pengecoran dan peninggian jalan yang mencapai lebih dari satu meter masih menjadi penyebab kemacetan yang panjang di lokasi ini. Pada hari-hari tertentu, kemacetan bisa merambat hingga mencapai Kampus Unissula bahkan Arteri Yos Sudarso.

Titik lainnya yang juga sering menjadi penyebab kemacetan adalah bundaran Onggorawe di Sayung, Demak, dari arah barat ke timur. Kemacetan di lokasi ini kadang-kadang bisa mencapai sekitar pintu Tol Sayung, Demak, terutama ketika truk-truk padat melintasi jalur vital tersebut.

Sejumlah pengendara yang melintas di jalur ini mengungkapkan harapannya agar pembangunan jalan segera selesai sehingga lalu lintas dapat berjalan lancar. Selain itu, beberapa di antara mereka juga berharap agar pohon-pohon peneduh ditanam di sepanjang jalur Pantura Semarang-Demak untuk mengurangi panas dan meningkatkan kenyamanan perjalanan.

Situasi kemacetan yang masih terus terjadi di jalur Pantura Semarang-Demak menjadi perhatian masyarakat, dan harapan muncul bahwa langkah-langkah perbaikan dan penghijauan dapat meminimalkan dampak negatifnya di masa depan.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu