Kerja Sama Air Bersih

Pemkot Semarang Teruskan Kerja Sama Pengelolaan Air Bersih dengan Korsel
Pemerintah Kota Semarang melanjutkan program pengelolaan air bersih bersama tim kolaborasi dari Asosiasi Sumber Daya Air (IWRA), Korporasi Sumber Daya Air Korea (K-water), dan Dewan Air Asia (AWC).

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengumumkan hal ini di Semarang pada hari Selasa. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah menandatangani Surat Niat (LoI) dalam Proyek Evaluasi Kota Pintar Pengelolaan Air di Korea Selatan pada bulan Juli 2023.

Kali ini, tim kolaborasi dari IWRA, K-water, dan AWC telah datang ke Semarang untuk melakukan kajian lebih lanjut tentang pengelolaan air bersih di ibu kota Provinsi Jawa Tengah.

“Ini adalah langkah berikutnya setelah penandatanganan LoI di Seoul, Korea Selatan, dan mereka akan memverifikasi sejumlah data yang telah kami berikan,” kata Ita, sapaan akrab Wali Kota Semarang itu.

Setelah itu, tim kolaborasi tersebut akan melakukan verifikasi data dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Badan Meteorologi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), dan dinas terkait.

Melalui kolaborasi dan kajian bersama tim ini, diharapkan bahwa proyek ini, yang merupakan kali pertama diadakan di luar Korea Selatan, dapat menghasilkan sistem pengelolaan air bersih yang komprehensif dari sumber hingga penggunaan akhir.

“Ini adalah peluang yang harus dimanfaatkan, karena tidak semua kota memiliki kesempatan untuk mendapatkan program seperti ini. Oleh karena itu, diharapkan semua pihak dapat bekerja sama dan berkolaborasi,” kata Hevearita, yang merupakan wanita pertama yang menjabat sebagai Wali Kota Semarang.

Ia juga mengungkapkan bahwa ada 13 indikator verifikasi dalam evaluasi Kota Pintar Pengelolaan Air, termasuk topografi Kota Semarang yang sangat ideal karena memiliki tiga sungai yang dekat dengan laut.

“Tujuan utama dari proyek ini adalah untuk memperkenalkan ‘Sistem Pengelolaan Air Pintar’. Dan tujuan akhirnya adalah pengelolaan air dari sumber hingga penggunaan akhir, mulai dari pengambilan air, prosesnya, hingga pemanfaatannya,” tambahnya.

Sementara itu, Petugas Proyek Kota Pintar Pengelolaan Air, Monica Garcia Quesada, mengapresiasi komitmen penuh Kota Semarang terhadap upaya pengelolaan air bersih dan pelaksanaan proyek ini.

Tujuan dari proyek ini, kata dia, adalah untuk mengembangkan instrumen bersama yang dapat mengukur dan membandingkan manajemen air di berbagai kota di seluruh dunia.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu