Ketua KSP Intidana Budiman Gandi Mengaku Lega Saat Dinyatakan Bebas

Ketua KSP Intidana Budiman Gandi Mengaku Lega Saat Dinyatakan Bebas

Ketua KSP Intidana, Budiman Gandi Suparman, akhirnya bisa bernapas lega setelah dinyatakan tidak bersalah dan bebas murni oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang.
Budiman didakwa memasukkan keterangan palsu ke dalam suatu data otentik dan memalsukan dokumen sehingga terpilih sebagai Ketua KSP Intidana. Ia didakwa melanggar Pasal 266 KUHP, Subsidair Pasal 263 KUHP.

“Adanya putusan ini tentu membuat semuanya menjadi jelas dan saya juga lega. Karena saya sudah lima kali dilaporkan, meski laporan sebelum-sebelumnya telah di-SP3 (dihentikan),” katanya, di kantor KSP Intidana, Jalan Setiabudi, Semarang, Jumat (12/11/2021). Dengan putusan tersebut, Budiman Gandi bisa fokus menjalankan homologasi KSP Intidana dengan para anggota, sebagaimana hasil putusan homologasi pada 2015 lalu.

Budiman berharap semua pihak menghormati putusan pengadilan dan tidak ada pelaporan-pelaporan lagi. Dia mengajak semua anggota untuk mendukung penyelesaian tanggungan KSP Intidana.
“Kami berharap tidak ada upaya hukum apapun lagi yang dilakukan anggota KSP Intidana. Karena justru akan membuang waktu dan tenaga sehingga mengganggu operasional KSP Intidana,” ucapnya. Ia meminta, ke depannya prinsip “PRESISI” yang digaungkan Kapolri yaitu penegakan hukum yang berkeadilan, hendaknya menjadi panglima di negera ini. Ia menginginkan, proses penegakan hukum jangan sampai tumpul ke atas tapi tajam ke bawah.

Putusan bebas Budiman Gandi Suparman dibacakan majelis hakim yang diketuai CH Retno Damayanti di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Kamis (11/11/2021) kemarin. Dalam putusannya, hakim memutuskan bahwa dakwaan jaksa tidak terbukti. Dalam pertimbangannya, hakim Retno menyatakan, tidak ada rekayasa dalam pemilihan Ketua KSP Intidana. Pemilihan tersebut telah melalui proses yang sah, yakni dipilih oleh anggota koperasi dalam forum rapat anggota.

Kuasa hukum Budiman Gandi, Satria Winisuddha mengaku puas dengan putusan majelis hakim. Sebab, ini menjadi bukti bahwa kliennya tidak melakukan tindak pidana. Selain itu, putusan tersebut menunjukkan bahwa hasil Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) KSP Intidana 1 November 2015 dan Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSP Intidana pada 27 Februari 2016 telah teruji keabsahannya.
“Artinya Pak Budiman sah terpilih menjadi ketua umum. Tidak ada rekayasa ataupun pemalsuan dokumen,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Budiman Gandi Suparman terhitung sudah berulangkali dipidanakan oleh anggota KSP Intidana. Namun tuduhan itu selalu mentah sehingga penanganan kasusnya dihentikan di tingkat penyidikan. Baru kali ini perkaranya sampai masuk persidangan. Itu pun tidak terbukti.
“Dari putusan ini sekaligus menegaskan bahwa aset milik KSP Intidana yang dikuasai oleh oknum/pihak tertentu selama enam tahun harus dikembalikan. Itu juga disebutkan dalam amar putusan,” ujarnya.

Ia menambahkan, vonis hakim membuktikan kepengurusan KSP ini telah teruji keabsahannya. Rapat Anggota Koperasi merupakan kekuasaan tertinggi suatu koperasi sesuai UU Perkoperasian dan UKM RI Nomor 25 Tahun 1992 serta AD/ART KSP tersebut. Satria juga mengungkapkan, KSP Intidana kepengurusan baru telah berhasil melunasi kewajiban skema pembayaran I-III sesuai putusan Homologasi senilai Rp 133 miliar, dan sekarang sedang berjalan skema IV dan V.

You might also like
Tags: , , , , ,

More Similar Posts

Menu