Krisis Populasi Jepang

Jepang Hadapi Krisis Seks, Pemerintah Siapkan Aplikasi Kencan Resmi. Jepang tengah mencari solusi inovatif untuk meningkatkan angka populasinya yang terus menurun. Salah satu upaya yang sedang dipersiapkan adalah peluncuran aplikasi kencan resmi dalam waktu dekat.

Dalam satu dekade terakhir, Jepang mengalami penurunan populasi yang signifikan. Tahun lalu, negara ini mencatat angka kelahiran terendah sepanjang sejarah dengan rata-rata hanya 1,2 anak per ibu.

Aplikasi kencan yang akan segera diluncurkan ini direncanakan berbayar dan mulai tersedia pada musim panas mendatang. Menurut laporan Tech Spot yang dikutip pada Selasa (11/6/2024), pengoperasian platform ini akan dilakukan oleh pihak swasta.

Berbeda dengan aplikasi kencan lainnya, aplikasi ini dirancang dengan tujuan utama untuk membantu penggunanya menemukan pasangan hidup, bukan sekadar untuk hubungan sementara. Pengguna yang mendaftar akan menjalani proses pendaftaran yang cukup detail, termasuk menjawab 15 pertanyaan mengenai latar belakang mereka.

Beberapa informasi yang harus disampaikan oleh pengguna meliputi riwayat pendidikan dan pekerjaan. Selain itu, pengguna juga akan diwawancarai langsung oleh operator aplikasi, menyerahkan foto identitas, dan menandatangani pernyataan bahwa mereka mencari pasangan untuk menikah.

Pengguna juga diwajibkan melampirkan bukti penghasilan. Syarat ini telah memicu kontroversi. Gubernur Tokyo, Yuriko Koike, menjelaskan bahwa syarat penghasilan diperlukan untuk mencocokkan pengguna dan membantu melihat prospek masa depan bersama calon pasangan.

Namun, kebijakan ini menimbulkan dilema. Saki Ito, pengawas situs ulasan aplikasi kencan Match Up, menyatakan bahwa laki-laki dengan penghasilan rendah mungkin akan kesulitan menemukan pasangan karena perempuan cenderung mencari pasangan dengan pendapatan lebih tinggi.

Dengan peluncuran aplikasi ini, Jepang berharap dapat memberikan solusi jangka panjang terhadap penurunan angka kelahiran dan membantu warganya menemukan pasangan hidup yang sesuai.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu