MediaTek Luncurkan Prosesor Flagship

MediaTek Segera Luncurkan Prosesor Flagship Dimensity 9300

MediaTek, salah satu produsen chip ponsel terkemuka, bersiap untuk merilis prosesor flagship terbarunya, MediaTek Dimensity 9300, menjelang peluncuran Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3 yang dijadwalkan pada 26 Oktober 2023. Kabar terbaru mengungkapkan bahwa MediaTek Dimensity 9300 akan membawa peningkatan signifikan dalam hal kecepatan clock CPU, struktur core, dan GPU dibandingkan dengan Snapdragon 9 Gen 3.

MediaTek Dimensity 9300 dirancang dengan CPU octa-core yang unik, menampilkan 8 core kinerja CPU tanpa adanya core CPU efisiensi, yang merupakan inovasi pertama di kancah ponsel Android. Struktur core CPU terdiri dari 1 core ARM Cortex X4 Prime, 3 core ARM Cortex X4, dan 4 core ARM Cortex A720. Kecepatan clock tertinggi CPU diperkirakan akan mencapai 3,25 GHz, dan prosesor ini akan menggunakan GPU ARM Immortalis G720 MC12 terbaru untuk meningkatkan performa mobile.

Menurut Digital Chat Station, MediaTek Dimensity 9300 telah berhasil mengungguli Snapdragon 8 Gen 3 dalam skor benchmark Antutu v10, baik di sektor CPU maupun GPU. Dengan produksi pada proses N4P TSMC yang berbasis pada node proses 4 nm, MediaTek Dimensity 9300 menawarkan peningkatan signifikan dalam kinerja dan efisiensi daya dibandingkan dengan proses N5 dan N4 lainnya.

Selain itu, core Cortex-X4 dalam MediaTek Dimensity 9300 diharapkan dapat memberikan peningkatan kinerja sebesar 15% dan mengurangi konsumsi daya sebesar 40%. Sementara core Cortex-A720 juga diantisipasi akan menghadirkan peningkatan efisiensi energi sebesar 20%.

Prestasi MediaTek dalam Pasar Prosesor Aplikasi Smartphone

Menurut laporan dari Counterpoint Research, MediaTek telah berhasil merajai pangsa pasar prosesor aplikasi (AP) untuk smartphone secara global selama kuartal kedua tahun 2023. Dominasi MediaTek ini telah berlangsung selama 12 kuartal berturut-turut, dengan pangsa pasar sebesar 30 persen. Mereka diikuti oleh Qualcomm dengan 29 persen, Apple dengan 19 persen, UNISOC dengan 15 persen, dan Samsung dengan 7 persen.

Kepemimpinan MediaTek dalam segmen chipset smartphone ini diperoleh melalui strategi bisnisnya yang sukses di pasar smartphone kelas menengah ke bawah, serta dengan meluncurkan beberapa model chipset terbaru yang cukup berpengaruh, seperti Dimensity 6000, Dimensity 7000, dan Dimensity 9200 Plus yang menyasar segmen premium.

Sementara Qualcomm juga mencatat pertumbuhan dalam pengiriman mereka, terutama berkat adopsi prosesor Snapdragon 8 Gen 2 oleh perusahaan besar seperti Samsung dan produsen Tiongkok. Peluncuran seri Samsung Galaxy Z Flip5 dan Galaxy Z Fold5 juga membantu meningkatkan posisi Qualcomm di pasar.

Apple, di sisi lain, mengalami penurunan penjualan selama periode ini, yang sebagian besar dipengaruhi oleh faktor musiman. Namun, UNISOC mengalami peningkatan dalam pengiriman setelah kinerja yang lemah pada kuartal pertama, khususnya di segmen ponsel pintar 5G entry-level di wilayah seperti Eropa.

Perkembangan Terbaru: Chipset 3nm

MediaTek dan TSMC sedang aktif mengembangkan chipset Dimensity pertama dengan teknologi 3nm, yang dijadwalkan akan diproduksi massal pada tahun depan atau paruh kedua 2024. Joe Chen, Presiden MediaTek, mengapresiasi kerja sama erat antara kedua perusahaan dan mengakui kemampuan manufaktur yang luar biasa dari TSMC.

Teknologi proses 3nm TSMC membawa berbagai keunggulan, termasuk peningkatan kepadatan logika sekitar 60%, peningkatan kecepatan sebesar 18% dengan daya yang tetap, dan pengurangan konsumsi daya sebesar 32%, tanpa mengorbankan kinerja. MediaTek berencana untuk mengimplementasikan chipset ini dalam berbagai perangkat, termasuk ponsel pintar, tablet, dan kendaraan pintar, menunjukkan komitmen mereka dalam memimpin industri chipset. Ada spekulasi bahwa Apple mungkin akan menjadi salah satu pelanggan awal yang memanfaatkan kapasitas produksi 3nm dari TSMC. Namun, informasi rinci mengenai chipset 3nm dari Qualcomm masih terbatas. Ketika Qualcomm akhirnya meluncurkan chipset 3nm mereka, diperkirakan akan memicu persaingan ketat dengan MediaTek dalam industri semakin kompetitif ini.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu