Mengenal Fitur Circle To Search Google

Google ingin meningkatkan fitur Circle to Search dengan kemampuan AI untuk memindai kode batang atau QR. Menurut laporan Android Authority pada Sabtu, 29 Juni 2024, yang dikutip oleh Antara, Android Authority baru-baru ini menemukan bahwa Google sedang berusaha memasukkan fitur pemindai kode QR di layar ke Circle to Search.

Apa Itu Circle to Search?

Circle to Search adalah fitur inovatif yang dikembangkan oleh Google untuk meningkatkan pengalaman pencarian di ponsel Android. Diluncurkan pada 17 Januari 2024, Circle to Search awalnya tersedia di Pixel 8 dan Galaxy S24. Google mengonfirmasi bahwa fitur tersebut akan segera diluncurkan ke lebih banyak ponsel premium.

Untuk menggunakan Circle to Search, pengguna cukup melingkari, menyorot, mencoret, atau mengetuk sesuatu di layar untuk memulai pencarian. Misalnya, pengguna yang menonton video dapat melingkari item pakaian dan kemudian ditampilkan item serupa untuk dibeli. Circle to Search bisa digunakan untuk menjawab pertanyaan tentang hal-hal yang dilihat pengguna.

Circle to Search terintegrasi dengan multisearch, fitur Google Search yang bisa mengidentifikasi dan menganalisis teks dan gambar secara bersamaan. Ini memungkinkan pengguna untuk menggabungkan teks dengan gambar untuk mempelajari suatu topik. Misalnya, pengguna menyorot teks di artikel dan Circle to Search akan menawarkan penjelasan yang relevan, termasuk hasil yang dibuat oleh AI.

Dikutip dari AndroidAuthority, Google terlihat sedang bekerja untuk mengintegrasikan pemindai barcode dan QR code ke dalam Circle to Search. Fitur ini dapat ditemukan dalam aplikasi Google versi 15.19.45.29.arm64 beta, dan diaktifkan dalam versi 15.25.32.

Dengan fitur ini, Circle to Search tidak hanya melakukan pencarian Google untuk barcode yang ada di layar, tetapi juga memindai barcode atau QR code tersebut dan menampilkan hasilnya dalam bentuk chip yang bisa langsung diakses.

Fitur ini akan berguna dalam berbagai situasi, seperti saat memindai QR code yang diterima melalui email untuk aktivasi eSIM. Sebelumnya, ini hanya bisa dilakukan secara terbatas dengan Google Lens, yang memerlukan pengguna untuk mengambil tangkapan layar terlebih dahulu.

Dengan adanya fitur pemindai barcode dan QR code di Circle to Search, penggunaannya bisa menjadi lebih efisien.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu