Mengurus STNK Hilang

Pemilik kendaraan bermotor umumnya sudah akrab dengan BPKB dan STNK sebagai dokumen penting. Kedua dokumen ini sangat vital dan sebaiknya tidak hilang, mengingat kejadian tidak dapat diprediksi kapan terjadi.

Tetapi, bagaimana jika STNK yang biasanya selalu dibawa tiba-tiba hilang entah di mana? Saat menghadapi situasi seperti ini, tidak perlu panik. Pemilik kendaraan hanya perlu menyediakan waktu dan niat untuk mengurusnya. Berikut adalah langkah-langkah untuk mengurusnya.

Langkah 1: Melengkapi Syarat Pengurusan STNK yang Hilang

Langkah awal adalah menyiapkan dan melengkapi persyaratan pengurusan STNK yang hilang. Beberapa syarat yang perlu dipenuhi meliputi:

  • Membuat surat kehilangan SKTLK atau BAP, dapat diperoleh di Polsek terdekat dengan membuat laporan kehilangan.
  • KTP asli pemilik kendaraan sebelumnya jika kendaraan belum diubah nama.
  • BPKB asli dan fotokopinya sebanyak lima lembar. Jika kendaraan masih dalam masa kredit, dapat meminta fotokopi dari pihak leasing dan legalisir di Polsek atau Samsat terdekat.
  • Surat kuasa dari pemilik KTP kendaraan sebelumnya dengan materai Rp10 ribu.

Langkah 2: Mengunjungi Kantor Samsat

Setelah semua persyaratan lengkap, bawa berkas tersebut ke kantor Samsat sesuai dengan domisili kendaraan yang terdaftar. Jam operasional Samsat biasanya pada pukul 08.00-12.00, Senin-Sabtu.

Langkah 3: Mengunjungi Lokasi Cek Fisik Kendaraan

Lanjutkan dengan mengunjungi lokasi cek fisik kendaraan, ikuti prosedur pengecekan untuk mendapatkan bukti pengecekan fisik. Fotokopi bukti ini diperlukan sebagai salah satu syarat pengurusan.

Langkah 4: Melakukan Cek Blokir

Pastikan mengetahui status kendaraan, apakah sudah diblokir atau tidak. Jika ada tunggakan pajak, selesaikan terlebih dahulu.

Langkah 5: Kunjungi Loket Bea Balik Nama II (BBN II)

Setelah itu, kunjungi loket BBN II untuk mengajukan pembuatan STNK baru. Serahkan semua berkas persyaratan pengurusan STNK hilang beserta bukti cek fisik kendaraan.

Langkah 6: Melakukan Pembayaran

Jika kendaraan memiliki tunggakan pajak, lunasilah terlebih dahulu agar proses pembuatan STNK baru dapat dilanjutkan. Pembayaran penerbitan STNK baru sesuai tarif yang berlaku.

Langkah 7: Mengambil STNK Baru dan SKPD

Setelah proses pembayaran selesai, tunggulah panggilan petugas untuk pengambilan STNK baru dan SKPD. Pastikan data diri pada dokumen tersebut sesuai, tanpa kesalahan penulisan nama atau data lainnya.

Biaya Pengurusan STNK Motor Hilang

Biaya pengurusan STNK hilang pada tahun 2023 adalah Rp100 ribu untuk kendaraan roda 2 atau 3, dan Rp200 ribu untuk kendaraan roda 4 atau lebih. Untuk informasi lebih lanjut, cek situs resmi terkait.

Jika kendaraan tidak dilengkapi BPKB, Anda masih dapat mengurus penggantian STNK dengan menyertakan identitas KTP, dokumen kontrak leasing (jika BPKB di bawah leasing), reproduksi BPKB dengan tanda legalisir, surat keterangan pembuatan BPKB (jika BPKB hilang), dan surat kuasa jika ada perwakilan yang mengurus penggantian STNK.

Proses pengurusan STNK hilang dapat diselesaikan dalam satu hari jika semua dokumen persyaratan lengkap. Namun, jika ada kekurangan dokumen, proses mungkin memakan waktu 1-2 hari.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu