Motor Listrik Akankah Bebas Pajak

Lebih dari 30 model sepeda motor listrik saat ini mendapatkan dukungan finansial sebesar Rp 7 juta dari pemerintah. Tidak hanya itu, kendaraan-kendaraan tersebut juga bebas dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 menyebutkan bahwa untuk tahun 2023, biaya PKB dan BBNKB untuk motor listrik adalah 0 persen atau nihil.

Stephen Mulyadi, Direktur PT Terang Dunia Internusa (TDI), menjelaskan bahwa biaya pengurusan motor listrik kurang dari Rp 200 ribu. Biaya tersebut mencakup Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebesar Rp 35.000, biaya administrasi Rp 100.000, dan biaya TNKB Rp 60.000.

“Jadi, total biaya yang harus dibayarkan adalah Rp 195.000 sesuai dengan yang tertera pada STNK. Untuk perpanjangan STNK, biaya yang dikeluarkan lebih murah karena tidak ada biaya administrasi,” ujar Stephen dalam keterangannya.

PT TDI merupakan produsen motor listrik United E-Motor yang telah beroperasi sejak akhir 2020 dan telah meluncurkan empat varian sepeda motor listrik, yaitu TX3000, TX1800, T1800, dan MX1200.

Keempat varian motor listrik ini memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di atas 50 persen dan berhak menerima insentif dari pemerintah sebesar Rp 7 juta. Saat ini, sudah lebih dari 50 dealer resmi di seluruh Indonesia yang menjual produk United E-Motor.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu