Operasi Patuh Candi di Jateng Tanpa Razia dan Sanksi Tilang

Polda Jawa Tengah (Jateng) gelar Operasi Patuh Candi Tahun 2021 sejak 20 September hingga 3 Oktober 2021.

Selama 14 hari tersebut, polisi tidak akan merazia atau menilang kendaraan. Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi memerintahkan seluruh jajarannya melakukan tindakan secara simpatik dan humanis.

“Tahun ini tidak berorientasi pada penegakan hukum lantas atau tilang. Namun, seluruh giat diarahkan pada pola preemtif dan preventif yang berupa tindakan simpatik humanis kepada masyarakat,” ujar Ahmad Luthfi, pada Senin (20/9/2021).

Luthfi menegaskan, seluruh anggota kepolisian dilarang merazia pengguna jalan termasuk memeriksa surat kendaraan bermotor.

“Dari 277 personel yang dilibatkan semua tidak ada pemeriksaan surat kendaraan, penindakan tidak ada,” jelasnya. Dikatakan Luthfi, Operasi Patuh Candi Tahun 2021 menekankan pada peningkatan disiplin protokol kesehatan dan tertib lalu lintas. “Dalam rangka mencegah penyebaran virus corona kita dalam tugas kali ini harus tetap memedomani protokol kesehatan serta melengkapi diri dengan alat pelindung diri,” jelasnya.

Sebagai informasi, data jumlah pelanggaran lalu lintas pada tahun 2021 sebanyak 90.035 pelanggaran. Sementara, pada tahun 2020 sebanyak 733.799 pelanggaran. Tercatat, jumlah penilangan tahun 2021 menurun sebanyak 73.958 (88 persen) dibandingkan tahun 2020 sebanyak 471.523 lembar.

You might also like
Tags: ,

More Similar Posts

Menu