Paramore Galang Bantuan untuk Gaza

Paramore Galang Bantuan untuk Gaza, Tegaskan Sikap Menentang Genosida. Grup band asal Amerika Serikat, Paramore, mengajak para penggemarnya untuk berdonasi demi membantu warga Gaza, Palestina. Seruan ini disampaikan melalui Instagram Stories mereka pada Rabu (29/5/2024), di tengah intensifikasi operasi militer Israel di Rafah beberapa hari terakhir.

Menurut laporan The Associated Press, serangan militer Israel pada Senin hingga Selasa pekan ini (27-28 Mei) telah menewaskan sedikitnya 37 orang. Lebih dari 36.000 warga Palestina telah terbunuh sejak Oktober. Rafah, yang menjadi rumah bagi ribuan pengungsi Palestina dari seluruh Jalur Gaza, juga menjadi sasaran serangan darat dan udara pada Minggu (26/5/2024).

Laporan dari NDTV menyebutkan bahwa serangan tersebut menyebabkan beberapa tenda terbakar, menewaskan banyak orang termasuk anak-anak. Di tengah situasi yang semakin memburuk ini, Paramore mengajak para penggemarnya untuk mendukung upaya kemanusiaan di Gaza.

Di Instagram Stories, Paramore menulis: “Pada bulan Desember, Paramore – bersama dengan banyak penggemar kami – mendukung sebuah organisasi bernama Save The Children, yang memiliki orang-orang di Gaza yang memberikan bantuan kemanusiaan kepada anak-anak dengan kebutuhan yang mengancam nyawa. Mereka masih membutuhkan dukungan kita.”

Di situs webnya, Save the Children menjelaskan bahwa tim mereka “telah bekerja sepanjang waktu” untuk “mendapatkan pasokan penting bagi keluarga-keluarga” di daerah tersebut. Organisasi ini menyebutkan bahwa hampir semua anak di Gaza berada pada risiko kelaparan, dan kesehatan mental mereka berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan setelah lebih dari tujuh bulan dikepung dan dibom. Save the Children meminta sumbangan ke Dana Darurat mereka untuk menyediakan bantuan penting seperti makanan, air, dan dukungan kesehatan mental.

Selain itu, Paramore juga mengajak para penggemarnya untuk mendukung Doctors Without Borders, organisasi yang memberikan bantuan medis kepada orang-orang yang terkena dampak konflik, epidemi, bencana, atau kekurangan layanan kesehatan. Organisasi ini memiliki tim yang terdiri dari puluhan ribu profesional kesehatan, staf logistik, dan administrasi, dan bekerja dengan prinsip-prinsip etika medis, ketidakberpihakan, independensi, dan netralitas.

Paramore menyatakan bahwa mereka akan menyumbang ke badan amal tersebut dan mengajak para penggemarnya untuk ikut berkontribusi. Mereka juga menekankan bahwa mendukung bantuan untuk Palestina tidak sama dengan anti-Semitisme. “Kami mencintai teman-teman dan keluarga Yahudi kami dan berdoa agar para sandera yang tersisa dapat kembali dengan selamat. Meski begitu, kita tidak bisa mendukung genosida,” kata Paramore.

Di akhir pesannya, Paramore menyebut mereka berdiri dalam solidaritas dengan mereka yang menyerukan gencatan senjata segera dan permanen.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu