Pembunuhan Ibu dan Anak

Lima Tersangka Ditetapkan dalam Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Polisi akhirnya mengambil langkah tegas dalam mengungkap kasus pembunuhan ibu dan anak yang terjadi di Subang pada tanggal 18 Agustus 2021. Kasus mengerikan ini sempat menjadi sorotan publik, dan sekarang telah menemukan titik terang.

Korban, Tuti dan Amalia, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam bagasi mobil mewah yang terparkir di rumah mereka. Setelah dua hari berlalu sejak kematian kedua korban, Satuan Reserse Kriminal Polres Subang telah memeriksa sebanyak 17 saksi, termasuk anggota keluarga korban, tetangga sekitar, dan pihak terkait lainnya.

Kapolres Subang, AKBP Sumarni, pada awalnya tidak terburu-buru dalam menentukan tersangka dalam kasus ini. Meskipun ada titik terang dalam penyelidikan, pihak kepolisian tetap berhati-hati dalam menganalisis bukti-bukti guna memastikan keakuratan kasus ini.

Hasil penyelidikan awal mengungkapkan bahwa motif pencurian dan kekerasan seksual tidak dapat dibuktikan dalam kasus ini. Rumah korban ditemukan dalam keadaan berantakan, tetapi jendela dan pintu tidak rusak. Hasil otopsi terhadap jasad Amalia juga tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan seksual.

Namun, kejanggalan muncul saat ponsel Amalia tidak dapat ditemukan, meskipun barang-barang berharga lainnya di rumah tetap utuh. Polisi kemudian menemukan petunjuk bahwa Tuti dan Amalia kemungkinan tidak tewas dalam waktu yang sama. Hal ini didasarkan pada kondisi jasad keduanya yang berbeda saat dilakukan autopsi. Tuti mengalami luka di kepala yang mengakibatkan kematiannya, sementara Amalia diduga mengalami luka mata akibat kekerasan.

Setelah tiga bulan penyelidikan intensif, polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus pembunuhan ini. Kelima tersangka ditetapkan, dan dua di antaranya, yaitu Danu dan Yosep (suami dan ayah korban), langsung ditahan. Sementara tiga tersangka lainnya diwajibkan untuk melaporkan diri secara berkala.

Dalam pemeriksaan, Danu (MR) mengaku bahwa ia diminta oleh Yosep (YH) untuk pergi ke lokasi kejadian di rumah korban. Dia diminta untuk mengambil alat golok, tetapi tidak mengetahui bahwa alat tersebut akan digunakan untuk melakukan eksekusi kepada korban. Danu baru menyadari kejadian mengerikan tersebut ketika ia mendengar teriakan dari Amalia dan melihat salah seorang pelaku lain membenturkan kepala Amalia ke dinding.

Kasus ini semakin mendalam dengan pengungkapan tersangka, dan pihak berwenang akan terus bekerja untuk memastikan keadilan dalam kasus tragis ini.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu