Pencurian Inlet Saluran Air

Pencurian Penutup Saluran Air di Kota Semarang Picu Kekhawatiran Terjadinya Banjir
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya kasus pencurian inlet atau penutup saluran air di berbagai lokasi Kota Semarang. Kondisi ini dianggap dapat berdampak serius terhadap risiko banjir yang lebih besar di beberapa wilayah.

Dalam upayanya untuk mencari solusi terhadap permasalahan banjir, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Ita bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang melakukan pemantauan terhadap saluran air. Saat melakukan inspeksi di Jalan Madukoro, Mbak Ita menemukan beberapa inlet penutup saluran yang hilang akibat tindakan pencurian.

Mbak Ita mengungkapkan keprihatinannya terhadap pencurian inlet tersebut, menyatakan bahwa penutup-penutup saluran tersebut sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Selain itu, pencurian ini juga dapat menyebabkan masuknya daun, sampah, dan plastik ke dalam saluran, yang berpotensi menyumbat aliran air dan merusak pompa-pompa.

Dalam menghadapi permasalahan ini, Mbak Ita meminta partisipasi aktif dari masyarakat. Dia mengajak masyarakat untuk memiliki kesadaran dan cinta terhadap Kota Semarang dengan menjaga sarana prasarana. Juga, Mbak Ita mengimbau agar masyarakat ikut serta dalam pengawasan, dan meminta untuk memberikan peringatan jika melihat ada orang yang mencuri atau merusak penutup saluran.

Selain itu, sebagai tindakan preventif, Wali Kota berencana melakukan pemetaan (mapping) untuk penambahan kamera CCTV guna meningkatkan pengawasan di berbagai lokasi. Dia berharap pemasangan CCTV, bahkan di tiang lampu seperti di Jalan Madukoro, dapat membantu memonitor dan mengawasi keamanan saluran air.

Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, mengkonfirmasi bahwa dugaan aksi pencurian inlet terbuat dari besi telah terjadi di beberapa wilayah. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya telah mengganti inlet penutup saluran dari besi dengan menggunakan material beton yang lebih tahan lama. Inlet beton ini telah diujicobakan di beberapa lokasi, dan langkah ini diharapkan dapat meminimalkan tindakan pencurian.

Suwarto juga mengajak kesadaran masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga infrastruktur kota. Beberapa lokasi, seperti Gajahmungkur dan Jalan Kampung Kali, sudah menerapkan penggantian inlet dengan material beton. Pihaknya berharap langkah ini dapat mengurangi kejadian pencurian serta merencanakan pengamanan tambahan, seperti penguncian di beberapa lokasi, untuk mencegah kerugian lebih lanjut.

You might also like
Tags: ,

More Similar Posts

Menu