PHK Google dan Perusahaan Teknologi Lain

Google Mengumumkan Pemutusan Hubungan Kerja Terhadap Ribuan Karyawan
Google, raksasa teknologi, kembali membuat gebrakan dengan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada awal tahun 2024 ini. Sebanyak 1.000 karyawan dilibatkan dalam keputusan ini, melibatkan sejumlah divisi di dalam perusahaan tersebut.
Pemotongan karyawan ini tidak hanya terjadi pada divisi Google Hardware, yang bertanggung jawab atas produk-produk seperti Pixel, Nest, dan Fitbit. Tim teknis di Google Assistant juga dilaporkan mengalami dampak dari kebijakan PHK ini.

Meskipun Google tidak merinci jumlah pasti karyawan yang terkena dampak, juru bicara perusahaan menyebutkan bahwa “beberapa ratus” karyawan dari setiap divisi terlibat. Namun, menurut laporan dari The Verge, perkiraan jumlahnya mencapai sekitar 1.000 karyawan.

Courtenay Mencini, juru bicara Google, mengungkapkan bahwa perubahan organisasi dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja perusahaan. “Beberapa tim terus melakukan perubahan organisasi semacam ini, mencakup beberapa penghapusan peran secara global,” tambahnya.

Dengan jumlah total karyawan induk Google, Alphabet, mencapai 182.381 orang per 30 September 2023, dampak PHK pada 1.000 karyawan ini hanya menyentuh sekitar 0,5 persen dari total anggota tim Google.

Trend Pemutusan Hubungan Kerja di Industri Teknologi

Google bukanlah satu-satunya perusahaan teknologi yang melakukan pemotongan karyawan di awal tahun ini. Perusahaan lain, seperti Spotify, Twitch, dan Unity, juga mengumumkan kebijakan serupa.

Spotify, platform streaming musik terkemuka, pada akhir 2023 mengumumkan PHK yang melibatkan sekitar 17 persen atau sekitar 1.500 karyawan. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap pertumbuhan ekonomi yang melambat secara signifikan, menurut CEO Daniel Ek.

Twitch, platform live streaming game milik Amazon, juga terkena dampak pemutusan hubungan kerja dengan sekitar 500 karyawan atau sekitar 35 persen dari total karyawan pada Januari 2024. Alasannya terkait dengan kekhawatiran akan kerugian dan kepergian para petinggi Twitch dalam beberapa bulan terakhir.

Sementara Unity, perusahaan pembuat perangkat lunak game asal San Francisco, AS, mengumumkan PHK melibatkan 25 persen dari total karyawan globalnya, sekitar 1.800 orang. CEO Jim Whitehurst menyatakan bahwa tindakan ini diperlukan untuk merestrukturisasi manajemen dan bisnis Unity agar dapat berkelanjutan di masa depan.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu