Prodi Gizi Unnes Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu

Kader posyandu di wilayah Puskesmas Semarang, Gunungpati mendapatkan pelatihan peningkatan kapasitas.

Hal ini dilakukan karena posyandu turut berperan penting dalam penurunan prevalensi stunting yang menjadi salah satu program pemerintah.

Berdasarkan data Laporan Kemenkes tahun 2020, di era pandemik ternyata posyandu yang melaksanakan kegiatan pemantauan kesehatan balita hanya 19,2 % .

“Oleh karena itu, sesuai arahan dari Presiden tentang Posyandu yang tetap berlangsung selama pandemi, Prodi Gizi Unnes melakukan peningkatan kapasitas kader dengan merefresh materi terkait pelaksanaan posyandu,” kata Mardiana selaku koodinator pelaksanaan kegiatan, Senin, 11 Oktober 2021.

Kegiatan pengabdian Program Studi (Prodi) Gizi Universitas Negeri Semarang ini berlangsung selama dua jam, diikuti 20 kader dengan penyampaian tiga pemateri.

Mereka adalah Mardiana S.KM, M.Si, Mursid Tri Susilo M.Gizi, Efa Nugroho M.Kes, dan Latifah Rachmawati, S.Gz.

Materi pertama adalah pengukuran antropometri yang sekaligus dilakukan demo secara langsung para kader sebagai peserta.

Pengukuran antropometeri yang dilakukan meliputi Berat Badan (BB), Tinggi Badan (TB), Lingkar Lengan (LILA), serta Lingkar Kepala (LIKA).

Materi stunting juga diberikan dengan harapan kader posyandu memahami urgensi masalah stunting di masyarakat.

Selanjutnya materi mengenai sosialisasi pengisian KMS terbaru tahun 2020

“Harapannya kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara berkelanjutan,” imbuh Putri, ahli gizi Puskesmas Sekaran, Gunungpati Semarang.

You might also like
Tags: , , , , , , ,

More Similar Posts

Menu