Remaja Diciduk Pakpol

Empat Remaja di Semarang Diciduk karena Melakukan Kekerasan terhadap Warga hingga Terluka dan Masuk RS, Mengaku Diteriaki dan Dilempar

SEMARANG – Empat remaja yang merupakan anggota Geng Enjoy dan terlibat dalam tindakan kekerasan terhadap seorang korban berinisial R (21), yang merupakan penduduk Kota Semarang, berhasil ditangkap oleh Kepolisian Resor Kota Besar Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lumbantoruan, menjelaskan bahwa keempat tersangka ini melakukan serangan dengan menggunakan senjata tajam di Jalan Pengapon Semarang pada hari Selasa (5/9/2023).

Donny menjelaskan, “Para pelaku kekerasan ini adalah anggota Geng Enjoy, yang merupakan bagian dari Geng Petelan,” dalam konferensi pers di Markas Polrestabes Semarang pada Jumat (8/9/2023).

Peristiwa ini berawal ketika sekelompok besar Geng Romusa, yang berjumlah sekitar 20 orang, mendatangi markas Geng Enjoy dan Geng Petelan di Taman Barito Semarang.

“Donny menceritakan, “Tiga kelompok geng tersebut kemudian terlibat dalam bentrokan, yang berujung pada pelarian Geng Romusa.”

Setelah melihat Geng Romusa melarikan diri, Geng Enjoy pun mengejar mereka. Namun, ketika melewati Jalan Pengapon, para tersangka kekerasan mengaku bahwa mereka dilempari oleh seseorang.

“Donny menjelaskan lebih lanjut, “Para pelaku kemudian mengejar sejumlah orang yang berada di sebuah warung. Mereka mengira bahwa orang yang melempar benda tersebut adalah bagian dari Geng Romusa. Akibatnya, korban yang mencoba melarikan diri berhasil ditangkap dan kemudian diserang menggunakan tangan kosong serta senjata tajam, yaitu sebilah celurit berukuran 28 sentimeter.”

Di tempat yang sama, seorang anggota Geng Enjoy bernama Kemal Febriansyah mengakui bahwa mereka sering mencari musuh melalui aplikasi Instagram Live.

Dengan menggunakan aplikasi tersebut, para anggota geng ini saling melempar tantangan. “Mereka mencari musuh melalui Instagram, dengan menggunakan fitur live,” ujarnya.

Setelah kejadian tersebut, polisi berhasil menangkap empat pelaku, di antaranya adalah Kemal Febriansyah (19 tahun), Edo Adriano (19 tahun), Adrias Prastio (19 tahun), dan seorang remaja berinisial MDR (17 tahun).

Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit KRMT Wongsonegoro karena mengalami luka-luka yang cukup serius akibat serangan tersebut.

You might also like
Tags: , ,

More Similar Posts

Menu