Rupiah Rabu 3/07/2024

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada pembukaan perdagangan hari ini di tengah keyakinan pelaku pasar bahwa bank sentral AS akan memangkas suku bunganya dua kali tahun ini. Menurut data Refinitiv pada Rabu (3/7/2024), rupiah dibuka pada Rp16.360/US$, menguat 0,02% dibandingkan penutupan kemarin.

Para pelaku pasar saat ini memperkirakan suku bunga The Fed akan dipangkas dua kali hingga akhir tahun ini, meskipun The Fed menyatakan akan menunggu inflasi benar-benar terkendali.

Menurut data perangkat Fedwatch, pemangkasan pertama diprediksi terjadi pada pertemuan September sebesar 25 basis poin menjadi 5,00% – 5,25% dengan peluang sebesar 59,9%. Kemudian, pada pertemuan Desember diperkirakan akan ada pemangkasan suku bunga sekali lagi sebesar 25 basis poin ke 4,75% – 5,00%.

Bank sentral Amerika Serikat masih menunggu berbagai data untuk memastikan langkah pemangkasan suku bunga, terutama untuk memastikan inflasi benar-benar terkendali.

Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, mengatakan pada hari Selasa bahwa The Fed masih memerlukan lebih banyak data sebelum memutuskan untuk memangkas suku bunga guna memastikan bahwa inflasi yang lebih lemah baru-baru ini memberikan gambaran yang akurat tentang kondisi tekanan harga.

Data pada Mei menunjukkan bahwa ukuran inflasi pilihan The Fed tidak meningkat sama sekali pada bulan tersebut, sementara tingkat kenaikan harga dalam 12 bulan telah turun menjadi 2,6%, masih di atas target bank sentral sebesar 2% namun dalam tahap penurunan.

“Kami hanya ingin memastikan bahwa tingkat inflasi yang kami lihat benar-benar mencerminkan kondisi yang sebenarnya,” kata Powell pada konferensi kebijakan moneter di Portugal yang diselenggarakan oleh Bank Sentral Eropa.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu