Saham Baru Masuk LQ45

Empat Saham Terpilih Masuk Indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia: Rekomendasi dari Analis
Bursa Efek Indonesia (BEI) baru-baru ini mengumumkan hasil evaluasi mayor terhadap konstituen indeks LQ45, yang menjadi sorotan para pelaku pasar. Dalam proses rebalancing ini, empat saham berhasil meraih posisi prestisius di dalam indeks tersebut, membawa potensi menjadi saham blue chip. Saham blue chip adalah saham lapis satu yang biasanya memiliki fundamental yang baik dan nilai pasar yang besar.

Keempat saham yang baru saja masuk ke dalam Indeks LQ45 adalah PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), dan PT Mitra Pack Tbk (PTMP). Mereka menggantikan posisi empat saham lainnya, yaitu PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).

Menurut pengumuman BEI, perubahan ini akan berlaku mulai 1 Februari 2024 hingga 21 Juli 2024. MBMA memiliki bobot terbesar dalam indeks LQ45, yaitu sebesar 1,13%, sedangkan MTEL, PGEO, dan PTMP memiliki bobot masing-masing sebesar 0,48%, 0,29%, dan 0,01%.

Pengumuman ini memberikan dampak positif pada harga saham keempat perusahaan tersebut. Sebagai contoh, pada perdagangan Kamis, 25 Januari 2024, harga saham MBMA naik 2,46%, mencapai level 625. Begitu pula dengan PGEO yang mengalami kenaikan sebesar 1,21%, mencapai level 1.255. Namun, harga saham PTMP mengalami penurunan sebesar 0,87% ke level 228, dan MTEL turun 1,52% ke level 650.

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Hasan Barakwan, merekomendasikan untuk membeli saham MBMA dengan target harga Rp 970. BRI Danareksa Sekuritas juga mempertahankan peringkat overweight untuk sektor nikel di Indonesia, dengan lebih memilih pemain nikel yang memiliki pertumbuhan volume produksi, seperti PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).

Sementara itu, Analis Sinarmas Sekuritas, Mayang Anggita, merekomendasikan untuk membeli saham PGEO saat harga sedang lemah. Dengan harapan saham PGEO dapat rebound menuju target harga Rp 1.280-Rp 1.290. Rekomendasi dari para analis ini menjadi pedoman bagi para investor yang tengah mencari peluang investasi yang potensial di pasar saham Indonesia.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu