Selama Pandemi, Pelanggaran Lalu Lintas Jateng Turun 88 Persen

kamera cctv lalulintas

Pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polda Jateng selama pandemi atau semester 1 tahun 2021 mengalami penurunan.

Hal tersebut diungkapkan Kapolda Jateng Inspektur Jenderal Ahmad Lutfhi saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Candi 2021, di Mapolda Jateng, Jalan Pahlawan Nomor 1, Semarang Selatan, Senin 20 September 2021.

“Ada penurunan yang signifikan dibanding tahun sebelumnya. Pada semester awal 2020 terjadi. 733.799 pelanggaran, sementara semester awal tahun ini terdapat 90.035 pelanggaran. Terjadi tren turun 88 persen,” ungkap jenderal bintang dua tersebut.

Tak hanya penurunan pelanggaran, lanjut dia, tindakan tilang juga mengalami penurunan.

“Tilang turun 84 persen, dari 471.523 lembar menjadi 73.958 lembar. Sedangkan teguran turun 94 persen, dari 262.276 teguran menjadi 16.077 teguran,” ujarnya.

Pihaknya berharap dalam Operasi Candi 2021 dengan tajuk “Melalui Operasi Patuh 2021 Kita Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan dan Tertib Berlalu Lintas Dalam Rangka Mencegah Penyebaran Covid-19 Serta Mewujudkan Kamseltibcar Lantas” angka pelanggaran akan terus turun.

“Kegiatan ini kami gelar selama 14 hari, mulai 20 September sampai 3 Oktober 2021,” jelasnya.

Adapun, lanjut dia, operasi patuh candi tahun ini tidak berorientasi pada penegakan hukum atau tilang. Secara tegas disampaikan, seratus persen Operasi Patuh Candi 2021 akan dilaksanakan seratus persen simpatik dan humanis.

“Pola operasi yang awalnya 80 persen kegiatan preemtif dan preventif serta 20 persen penegakan hukum diubah menjadi seratus persen simpatik,” jelasnya.

Dalam pelaksanaanya, lanjut dia, petugas wajib mempedomani protokol kesehatan. Setiap anggota wajib berbekal alat perlindungan diri dalam melaksanakan tugas.

“Kami berharap dengan dilaksanakannya operasi patuh candi 2021 ini, masyarakat selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan mematuhi protokol kesehatan dalam rangka upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19. Jadilah pelopor berlalu lintas di jalan dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan,” ungkapnya.

Secara tegas Kapolda juga meminta anggotanya agar melaksanakan tugas operasi dengan mengedepankan edukasi prokes dan tertib berlalu lintas, melaksanakan bakti sosial serta mengutamakan keselaman diri dan pengguna jalan.

“Dilarang melaksanakan kegiatan razia, pemeriksaan surat ranmor dan tindak tidak simpatik yang justru kontradiktif dengan tujuan operasi ini,” ujarnya.

You might also like
Tags: , , , , , , , ,

More Similar Posts

Menu