Skor 100 Persen X-Men 97

Episode Pertama X-Men ’97 Disambut Hangat oleh Kritikus, Meraih Skor 100 Persen
Serial animasi X-Men ’97 telah memulai debutnya dengan merilis dua episode perdana pada Rabu (20/3). Respons positif pun mengalir dari para kritikus di berbagai media internasional.

Menurut laman agregator Rotten Tomatoes, X-Men ’97 berhasil meraih skor sempurna, 100 persen, dari total 40 ulasan kritikus. Angka yang sangat mengesankan ini membawa X-Men ’97 meraih predikat Certified Fresh.

Hingga Jumat (22/3), semua ulasan yang masuk memberikan penilaian yang sangat baik terhadap X-Men ’97. Banyak kritikus yang memuji kesetiaan serial ini terhadap versi animasi pendahulunya.

Angie Han dari The Hollywood Reporter menyebut eksekusi X-Men ’97 sebagai pengalaman kilas balik yang sempurna. Dia menekankan bahwa nuansa klasik yang kuat dalam kisah para superhero mutan ini memberikan kesegaran tersendiri.

Pendapat serupa juga diungkapkan oleh William Hughes dari AV Club. Menurutnya, X-Men ’97 berhasil membangkitkan nostalgia seperti yang dirasakan saat menonton X-Men: The Animated Series (1992-1997).

“Serial animasi ini adalah sebuah perjalanan kembali dalam bentuk yang paling ideal—sangat klasik, memberikan nuansa segar yang menyenangkan,” kata Han pada Rabu (20/3).

Hughes menambahkan, “Nostalgia dari serial ini sesuai dengan konsep tentang bagaimana rasanya menonton X-Men ketika kita masih anak-anak.”

Beberapa kritikus juga memuji X-Men ’97 sebagai langkah pertama yang ambisius dari Marvel Studios di bawah kepemimpinan Kevin Feige.

William Goodman dari The Wrap menilai serial ini sebagai awal yang kuat bagi era mutan di dalam saga Marvel Studios.

Selain itu, X-Men ’97 juga dianggap berhasil membawa harapan yang cerah bagi Marvel yang masih menghadapi kejenuhan akan superhero. Pendapat ini disampaikan oleh Nick Schager, kritikus The Daily Beast.

“X-Men ’97 menandai awal yang menjanjikan bagi era mutan Marvel Studios,” ungkap Goodman dalam ulasannya di The Wrap.

Schager menulis, “Dalam banyak aspek, serial ini menetapkan fondasi bagi apa yang mungkin akan menjadi masa depan yang menarik bagi Marvel.”

Meskipun begitu, kritikus film CNN Brian Lowry juga mengakui kesetiaan X-Men ’97 terhadap versi sebelumnya. Namun, dia menyoroti perubahan nuansa yang terlihat setelah menonton dua episode pertama.

Menurut Lowry, X-Men ’97 memiliki pendekatan yang sedikit lebih dewasa daripada X-Men: Animated Series, terutama karena memanfaatkan format streaming. Meski begitu, serial ini tetap mempertahankan semangatnya dan menggabungkan banyak elemen yang sudah dikenal.

X-Men ’97 dikembangkan oleh Beau DeMayo sebagai kreator dan kepala penulis skenario. Namun, DeMayo tiba-tiba dipecat dari proyek pada 14 Maret 2024. Keputusan ini diumumkan setelah alamat surel resmi DeMayo tidak lagi aktif.

Beberapa pengisi suara asli dari serial animasi sebelumnya juga kembali untuk bergabung dengan X-Men ’97, seperti Cal Dodd sebagai Wolverine, Lenore Zann sebagai Rogue, dan George Buza sebagai Beast.

Selain itu, beberapa pengisi suara baru juga turut bergabung, termasuk Ray Chase, Jennifer Hale, J.P. Karliak, Lenore Zann, dan A.J. LoCascio.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu