Ukraina-Rusia Intimidasi dan Roket

Ukraina Jadi “Tempat Uji Coba” Nuklir Korut dan Kunjungan Mendadak Zelensky ke Lithuania
Hari ke-687 serangan Rusia ke Ukraina terus memunculkan berbagai peristiwa mengkhawatirkan. Rusia, yang terus maju dalam upaya mengintimidasi Ukraina, kembali menjadi sorotan setelah kabar bahwa mereka telah memesan roket dari Korea Utara. Situasi ini membuat Ukraina seakan-akan menjadi “tempat uji coba” bagi kemampuan nuklir Korea Utara yang dipimpin oleh Kim Jong Un.

Pada hari ke-687 tersebut, Guardian melaporkan beberapa poin penting dari titik api konflik tersebut. Diantaranya, dua rudal Rusia menghantam sebuah hotel di Kharkiv, Rabu (10/1/2024) malam, yang mengakibatkan 11 orang terluka, termasuk seorang wartawan Turki. Sebelumnya, serangan udara Rusia juga menyebabkan kematian seorang wanita dan kerusakan sebagian pada sebuah sekolah di wilayah Kharkiv.

Tidak hanya itu, Ukraina juga dikonfirmasi secara efektif menjadi tempat uji coba rudal nuklir Korea Utara. Korea Selatan melaporkan bahwa rezim Kim Jong-un memasok Rusia dengan roket yang mampu membawa bom atom, menjadikan Ukraina sebagai arena uji coba untuk kemampuan nuklir tersebut. Duta Besar Korea Selatan untuk PBB, Hwang Joon-kook, mengungkapkan bahwa ini seolah-olah merupakan simulasi serangan dari sudut pandang Korea Selatan.

Sementara itu, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, membuat kunjungan mendadak ke Lithuania. Pertemuan dengan mitranya dari Lithuania, Gitanas Nauseda, di Vilnius pada Rabu, menandai awal tur Zelensky ke negara-negara Baltik, termasuk Estonia dan Latvia, yang kini merupakan anggota Uni Eropa dan NATO. Zelensky menyebut mereka sebagai teman yang dapat diandalkan dan mitra yang memiliki prinsip bagi Ukraina.

Dalam konferensi pers bersama Nauseda, Zelensky memperingatkan tentang keraguan Barat terhadap bantuan untuk Ukraina, yang dianggap dapat memberikan keberanian kepada Putin. Dia juga mengekspresikan keinginannya untuk melihat tindakan konkret terhadap keanggotaan Ukraina di NATO pada KTT NATO tahun ini, menyatakan bahwa tahun 2024 akan menjadi tahun yang menentukan bagi Ukraina dan sekutunya. Pada kesempatan tersebut, Zelensky meyakinkan bahwa Rusia dapat dihentikan, memberikan harapan untuk perubahan dalam dinamika konflik yang tengah berlangsung.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu