Update Pasar Kripto Terkini

Mayoritas pasar kripto berada dalam tren negatif seiring dengan penjualan besar-besaran investor dari Grayscale’s Bitcoin Trust (GBTC). Berdasarkan data dari CoinMarketCap pada Kamis (18/1/2024) pukul 7.05 WIB, sebagian besar mata uang kripto mengalami penurunan nilai dan berada di zona merah. Bitcoin mengalami penurunan sebesar 0,95% menjadi US$42.743,09 dalam 24 jam terakhir, dan mengalami penurunan mingguan sebesar 8,19%.

Ethereum juga tercatat berada dalam zona negatif dengan penurunan sebesar 2,23% dalam 24 jam terakhir, meskipun mengalami depresiasi sebesar 2,03% dalam satu minggu.

BNB (Binance Coin) mengalami pelemahan sebesar 1,95% secara harian, walaupun menguat sebesar 1,36% dalam satu minggu.

Hal yang serupa terjadi pada Cardano, yang mengalami penurunan sebesar 1,59% dalam 24 jam terakhir dan anjlok sebesar 6,65% secara mingguan.

Performa Kripto (18/1/2024)

Table with 5 columns and 7 rows.
Bitcoin $42,743.09 −0.95% −8.19% $837,813,479,073
Ethereum $2,529.06 −2.23% −2.03% $303,942,358,446
BNB $309.03 −1.95% 1.36% $46,215,443,099
Solana $102.49 4.92% 1.50% $44,356,710,357
XRP $0.57 −1.37% −4.99% $30,859,302,860
Cardano $0.52 −1.59% −6.65% $18,666,149,108
Avalanche $36.06 1.32% −6.31% $13,222,741,316

Indeks Pasar CoinDesk (CMI), yang digunakan untuk menilai kinerja pasar aset digital berdasarkan kapitalisasi pasar tertimbang, mengalami peningkatan sebesar 1,38% dan mencapai angka 1.836,17. Sementara itu, minat terbuka (open interest) mengalami depresiasi sebesar 0,61% dan mencapai angka US$39,22 miliar.

Fear & Greed Index, yang dilaporkan oleh coinmarketcap.com, menunjukkan angka 63, menandakan bahwa pasar saat ini berada dalam fase greed/optimis mengenai kondisi ekonomi dan industri kripto.

Menurut coindesk.com, dalam tiga hari perdagangan penuh hingga penutupan hari Selasa, arus masuk bersih ke dalam dana yang diperdagangkan di bursa spot bitcoin (ETF bitcoin spot) yang baru disetujui oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) tercatat sekitar 21.000 bitcoin (BTC), setara dengan US$894 juta (atau sekitar Rp13,94 triliun dengan asumsi kurs US$1 = Rp15.600) dengan harga saat ini sekitar US$42.600.

Dana iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock menjadi yang paling banyak menambahkan dengan 16.362 bitcoin, diikuti oleh Wise Origin Bitcoin Fund (FBTC) milik Fidelity dengan 12.112 bitcoin. Sementara itu, Grayscale’s Bitcoin Trust (GBTC) kehilangan sekitar 25.000 bitcoin, menyebabkan penurunan arus masuk industri secara keseluruhan.

Pada 16 Januari 2024, GBTC mentransfer 8.730 bitcoin ke Coinbase Prime, berdasarkan data dari platform analitik blockchain Arkham Intelligence. Keluarnya dana dari GBTC dipicu oleh biaya manajemen yang tinggi, yakni sebesar 1,5%, yang jauh lebih tinggi daripada kompetitornya sekitar 100 basis poin (bps).

Meskipun demikian, aliran dana baru ke ETF mampu menutupi kekurangan tersebut, menghasilkan arus masuk bersih ke dalam ETF secara keseluruhan. Dengan kondisi pasar saat ini, ETF bitcoin spot dianggap berhasil sebagai produk baru di pasar global.

Volume perdagangan ETF bitcoin spot mencapai lebih dari US$10 miliar dalam empat hari pertama, sementara sepanjang tahun 2023, dari 500 peluncuran ETF, volumenya hanya mencapai US$450 juta.

You might also like
Tags: ,

More Similar Posts

Menu