Warganya Ikut Diisolasi, Desa Banyubiru Mengalami Kehabisan Dana

Semarang – Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah mengalami kehabisan dana, hal itu dikarenakan dana desa digunakan untuk membiayai 106 warganya yang diharuskan isolasi mandiri karena terkena covid-19.

Warga tersebut diarahkan untuk diisolasi mandiri didua rumah singgah yang telah disediakan oleh pemerintah desa.

Kepala Desa Banyubiru Sri Anggoro Siswaji menjelaskan, jika dana desa habis digunakan untuk memberikan bantuan sembako kepada warga yang terjangkit virus covid-19.

Pemerintah Kabupaten Semarang memberikan bantuan berupa paket sembako kepada 51 warga Desa Banyubiru yang ikut menjalankan isolasi mandiri.

Bantuan tersebut diberikan oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah desa dalam mengatasi kebutuhan harian para pasien yang terpapar covid-19.

“Saya paham para perangkat desa dan relawan sudah capai menangani Covid-19. Tapi kita harus semangat membantu orang lain yang sedang sakit,” jelasnya.

Bupati Semarang menegaskan bahwasanya memperbolehkan dana desa digunakan untuk membeli tabung oksigen dan peralatan lainnya. Dia mengimbau para perangkat desa untuk tetap optimis menangani kasus didesa ini, karena untuk memberantas kasus covid ini diperlukan gotong royong berbagai pihak dari warga maupun dari pihak pemerintah.

Dijelaskan oleh Kepala Dinas Sosial M Gunadi bahwa sudah disediakan bantuan sembako sebesar 1,5 Miliar. Dana itu rencananya akan digunakan untuk pengadaan 5000 paket sambako untuk warga yang menjalankan isolasi mandiri dirumah maupun yang ditangani oleh desa.

“Bilamana alokasi dana desa untuk bantuan sembako habis, dana itu bisa dimanfaatkan,” ucapnya.

Sampai dengan awal semester II tahun 2021, lanjutnya, sudah disalurkan 250 paket bantuan di beberapa desa. Paket bantuan berisi antara lain beras 10 kilogram, minyak goreng, gula dan makanan cepat saji.

You might also like
Tags: , , , , , , , , ,

More Similar Posts

Menu