Waspada Investasi Emas

Meskipun sering dianggap sebagai safe haven, investasi emas tidak boleh dilakukan sembarangan. Jika tidak hati-hati, uang Anda bisa hilang. Sebagai safe haven, harga emas biasanya naik saat ada ketidakpastian global. Investor lebih memilih emas daripada pasar modal untuk mengamankan modal mereka.

Namun, ada beberapa kasus di mana investasi emas justru merugikan investor. Berikut beberapa contohnya:

Investasi Emas Digital di Aplikasi Ilegal

Investasi emas digital cukup menguntungkan karena praktis dan hanya membutuhkan ponsel, serta memiliki selisih harga beli dan buyback yang rendah. Meskipun disebut emas digital, emas yang dibeli bisa dicetak dalam bentuk batangan.

Namun, tidak semua aplikasi investasi emas digital layak digunakan. Jika Anda memilih aplikasi yang tidak memiliki izin operasi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), itu sangat berbahaya. Seluruh transaksi pedagang emas digital yang diawasi BAPPEBTI akan diselesaikan dan dicatat oleh PT Kliring Berjangka Indonesia, berbeda dengan pedagang emas tanpa izin.

Izin dari otoritas memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi konsumen.

Investasi Emas dengan Keuntungan Dijamin

Karena harga emas selalu berfluktuasi, sangat aneh jika ada entitas yang menawarkan investasi emas dengan jaminan imbal hasil. Tidak ada instrumen investasi yang imbal hasilnya bisa dijamin selain deposito dalam jumlah tertentu dan surat berharga negara.

Kemungkinan besar, investasi emas yang menjanjikan keuntungan pasti adalah investasi bodong dengan skema piramida.

Investasi Perhiasan Emas

Keunggulan memiliki perhiasan emas adalah bisa dipakai sebagai aksesori yang menunjang penampilan. Namun, perhiasan biasanya tidak terbuat dari emas murni seperti emas batangan. Ada campuran logam lain seperti perak, tembaga, seng, palladium, dan lainnya.

Harga perhiasan yang mahal juga dipengaruhi oleh biaya pembuatan. Jangan heran jika ingin menjualnya, pedagang menawar harga di bawah harga beli. Sebaiknya pandang perhiasan sebagai aset guna saja dan tidak berharap imbal hasil fantastis dari penjualan di masa depan.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu